Homepage > Energi > Konservasi Energi > Agave Bisa Jadi Bakan Bakar
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1599
    Guest : 1600
    Members : 0

    Agave Bisa Jadi Bakan Bakar

    Penilaian Pengguna: / 2
    JelekBagus 
    agave03Bertambah satu lagi upaya untuk mencari bahan bakar baru. Salah satunya adalah melalui minuman keras Tequila yang dianggap bisa menjadi alternatif lain untuk bahan bakar kendaraan.

    Para peneliti di Universitas Oxford seperti dilansir Guardian, Jumat (29/7/2011) belum lama mengeluarkan hasil penelitiannya yang menjelaskan bahwa tanaman agave, bahan dasar pembuatan Tequila, merupakan sumber daya ideal untuk membuat ethanol sebagai bahan bakar pengganti bensin yang ramah lingkungan.  

    Seperti kebanyakan tanaman untuk bahan bakar ramah lingkungan, agave menciptakan emisi CO2 yang jauh lebih sedikit ketimbang bahan bakar konvensional lainnya karena tanaman ini langsung menyerap CO2 begitu terjadi pembakaran bahan oleh kendaraan.

    Agave diklaim memiliki tingkat emisi yang lebih rendah dibandingkan tanaman penghasil biofuel lainnya. Berdasarkan ujicoba peneliti, ethanol produksi agave menghasilkan emisi 35 gram karbon dioksida untuk setiap megajoule energi. Ini jauh lebih rendah dibandingkan emisi dari ethanol yang dihasilkan jagung (85g/MJ).

    Agave sejenis tanaman tebu asal Brasil ini mencatat tingkat emisi yang lebih rendah ketimbang agave, yakni 20g/MJ. Namun para ilmuwan mengklaim sulit mendapatkan hasil yang sama di luar Brasil karena negara itu memiliki kombinasi unik dari air, tanah yang subur, lahan yang luas serta hydroelectric dengan karbon rendah untuk mengeringkan tanaman tersebut.

    Agave juga memiliki keunggulan lain karena tidak dikonsumsi oleh manusia dan bisa tumbuh di wilayah yang kering. Artinya, risiko lonjakan harga makanan atau ancaman kelaparan bagi satwa liar jauh lebih kecil. Satu-satunya risiko yang mungkin terjadi adalah harga Tequila yang lebih mahal dari sebelumnya.

    Uji coba pembuatan bahan bakar dari agave ini sudah dilakukan di Australia. Beberapa ilmuwan kabarnya juga telah merencanakan untuk mengambil alih perkebunan agave yang terlantar di Meksiko dan Afrika. Agave juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar serat yang digunakan untuk tali dan papan permainan dart.***
     

    Umum

    Cegah Korupsi Sistemik, Tiga Lembaga Matangkan Penerapan SNI ISO 37001
    Jumat, 23 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (tengah) bersama Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi dan Kepala BSN Bambang Prasetya dalam pertemuan di Gedung Bina Graha, Jakarta, pada Jumat (23/2/2018)....

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek