Homepage > Energi > Konservasi Energi > Kemajuan Pemanfatan Teknologi Nuklir Indonesia
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1698
    Guest : 1700
    Members : 0

    Kemajuan Pemanfatan Teknologi Nuklir Indonesia

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
     
    Technology-indonesia.com - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir memimpin Delegasi Indonesia dalam the 60th Technical Cooperation Programme Conference pada 29-30 Mei 2017 di Vienna, Austria.  Konferensi yang diselenggarakan oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA) ini bertujuan mempromosikan dampak nyata sosio ekonomi dari penerapan teknologi nuklir dengan tujuan damai yang memiliki keunggulan komparatif.
     
    Technical Cooperation Programme Conference merupakan mekanisme utama dimana IAEA memberikan bantuan kepada negara-negara anggota. Konferensi ini dihadiri para pemegang kebijakan negara-negara anggota IAEA, akademisi, dunia industri, ahli nuklir, dan entitas multilateral lainnya. 
     
    Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik negara-negara anggota melalui peningkatan kapasitas, pengalihan teknologi nuklir, dan penyebaran pengetahuan antar anggota. IAEA bertujuan mempromosikan penggunaan energi nuklir secara damai, dan menghambat penggunaannya untuk tujuan militer, termasuk senjata nuklir. IAEA didirikan sebagai organisasi otonom pada 29 Juli 1957. 
     
    Menristekdikti dalam pidatonya menyampaikan apresiasi Pemerintah Indonesia atas usaha dan kontribusi IAEA yang telah menyokong negara-negara anggota dalam mengembangkan dan memanfaatkan teknologi nuklir secara damai selama 60 tahun. “Menjadi anggota IAEA, Indonesia mendapat manfaat dari Technical Cooperation Programme dalam mempromosikan kontribusi energi nuklir terhadap perdamaian, kesehatan dan kesejahteraan, “ ujar Nasir. 
     
    Selain bekerjasama dengan IAEA sejak 2012, Indonesia juga berkontribusi dalam program Peaceful Uses Initiative (PUI) IAEA. Melalui skema ini Indonesia berkontribusi terhadap implementasi Program TC dengan menyediakan para ahli untuk membantu berbagai negara berkembang dalam pemanfaatan teknologi nuklir untuk pembangunan di bawah kerangka Kerjasama Teknik antara Negara Berkembang dan Kerjasama Selatan-Selatan. Indonesia memegang komitmen untuk melanjutkan program inisiatif ini dalam bentuk pengiriman para ahli hingga menyediakan fasilitas untuk pendidikan dan pelatihan SDM negara sahabat di Indonesia.
     
    Dengan kapasitas yang telah dikembangkan, Indonesia siap mendukung negara anggota lainnya dalam membangun infrastruktur keselamatan yang dibutuhkan. Pada 2016 Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) telah mendukung kegiatan pengawasan IAEA untuk negara-negara terbelakang di kawasan Asia dan Pasifik. Kontribusi ini juga digunakan untuk mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan aplikasi nuklir melalui modernisasi Laboratorium IAEA di Seibersdorf. 
     
    Pada kesempatan ini Menristekdikti juga menyampaikan capaian-capaian yang telah diraih Indonesia di bidang teknologi nuklir. “Di bidang pangan, teknologi iradiasi telah menghasilkan sejumlah varietas unggul tanaman pangan mutasi, yang mewakili 10 persen varietas nasional Indonesia dengan hasil panen dua kali lipat,“ ungkap Menristekdikti. Hasil panen telah menghasilkan pendapatan bagi petani sebanyak 2 milyar USD untuk satu varietas. Pada 2016, petani di 22 provinsi telah memanfaatkan varietas tanaman pangan dengan total luas 3 juta hektar. 
     
    Indonesia juga bergerak maju dengan proyek baru untuk proses bisnis kedelai, membangun jembatan antara komunitas petani dan industri makanan serta menciptakan kemitraan dengan badan-badan PBB lainnya FAO dan UNIDO. Proyek ini diharapkan mendorong percepatan kedaulatan dalam kualitas dan kuantitas kedelai lokal, memberdayakan petani, dan memberdayakan usaha makanan kecil dan menengah dalam menghasilkan produk makanan bergizi tinggi. 
     
    Di bidang kesehatan, Indonesia memproduksi radioisotop dan produk radiofarmasi, dan untuk mengembangkan peralatan kesehatan. Saat ini Indonesia memiliki lima produk radiofarmaka yang telah menerima lisensi nasional untuk komersialisasi. Lisensi nasional untuk peralatan renograf untuk menganalisis fungsi ginjal, diharapkan dikeluarkan tahun ini. Sebagai upaya memerangi vektor penyakit yang ditularkan nyamuk, Indonesia juga menggunakan Teknik Serangga Steril (SIT) yang telah diimplementasikan di beberapa daerah percontohan. 
     
    Di bidang perubahan iklim, selama hampir satu dekade, implementasi Program TC IAEA di bidang Analisis Aktivasi Neutron (AAN) membuat para peneliti di Indonesia mampu melakukan penyelidikan polusi udara dan memanfaatkan teknik analisis nuklir dalam menganalisa data sejarah perubahan iklim melalui penelitian batu karang di laut Indonesia, memberikan kontribusi data berharga kepada komunitas global untuk mempelajari tren perubahan iklim, polusi laut dan juga tingkat keasaman laut. 
     
    Menristekdikti bersama Delegasi Indonesia berkesempatan mengunjungi stand Pameran Teknologi dan Inovasi Indonesia yang menampilkan kacang kedelai hasil teknologi nuklir dan alat kesehatan renograf. “Kedelai ini memiliki biji yang lebih besar, kaya nutrisi, tahan terhadap penyakit dan hasil panen yang lebih tinggi, 3 varietas kedelai yang dihasilkan sangat cocok untuk bahan baku tempe,” pungkas Menristekdikti.
     
     

    Umum

    Cegah Korupsi Sistemik, Tiga Lembaga Matangkan Penerapan SNI ISO 37001
    Jumat, 23 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (tengah) bersama Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi dan Kepala BSN Bambang Prasetya dalam pertemuan di Gedung Bina Graha, Jakarta, pada Jumat (23/2/2018)....

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek