Homepage > Energi > Kelistrikan > 2013 Bangka Akan Produksi Listrik 18.000 MW
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1737
    Guest : 1737
    Members : 0

    2013 Bangka Akan Produksi Listrik 18.000 MW

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    Jika studi kelayakan pembangunan PLTN di Pulau Bangka bisa selesai pada 2013 mendatang pasokan listrik Jawa, Madura dan Bali akan bertambah.

    "Nantinya di Bangka Selatan diproyeksikan bisa menghasilkan 8000 MW dan dari Bangka Barat akan memproduksi 10.000 MW. Jika studi kelayakannya rampung tahun depan," ungkap Kepala Pusat Pengembangan Energi Nuklir, BATAN, Dr.Ir. A. Sarwiyana Sastatenaya di Jakarta, Kamis (27/8).

    Saat ini lanjut Sarwiyana, studi kelayakan pemilihan lokasi (tapak) sudah masuk tahap data koleksi dan survei refleksi seismik untuk mengetahui potensi patahan akibat kegempaan.

    "Sampai sekarang masih berlangsung dan terus dimonitor perkembangannya. Sehingga memasuki tahapan terakhir kita mulai menjajagi dengan PLN. Semua tahapan awal sampai akhir pada 2013 akan kita integrasikan. Dan kita buatkan laporan lengkapnya," tuturnya.

    Sarwiyana menjelaskan pemilihan tapak dalam pembangunan PLTN sangat penting dan mendasar. Karena sekecil apapun kesalahan dan penetapan kriteria yang disederhanakan dapat memengaruhi keselamatan dan ekonomi serius.

    Maka pemilihan dan evaluasi tahap harus memperhatikan faktor keselamatan secara ketat.

    Meski demikian Sarwiyana belum bisa menjamin pembangunan reaktor nuklir di Pulau Bangka tersebut. "Bangun reaktor waktunya tidak sebentar dan butuh sekitar Rp 30-50 triliun untuk hasilkan 1000 MW," katanya.

    Untuk itu pemilihan lokasi harus cermat dan hati-hati termasuk memperhitungkan potensi gempa dan tsunami. "Bangka dipilih karena sudah dianggap lebih aman dari daerah lain," ucap Sarwiyana.

    Kejadian Fukushima lanjutnya menunjukkan pentingnya penetapan lokasi yang aman dengan desain yang lebih baik dan memperhitungkan sekecil apapun potensi bahayanya.
    Saat ini hanya Indonesia dan Bangladesh yang belum memiliki PLTN. Sementara Cina sudah mengoperasikan 15 PLTN dan Vietnam dua PLTN.
     

    Umum

    Tingkatkan Peran Guru Besar dalam Pengembangan Peradaban
    Jumat, 23 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti Mohamad Nasir dalam Forum Guru Besar Institut Teknologi Bandung (FGB-ITB), di Gedung Balai Pertemuan Ilmiah ITB, Kamis (22/2/2018).Ageng Prasetyo/BKKP...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek