Homepage > Energi > Kelistrikan > Bapeten Belum Terima Apliksi Izin Nuklir
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Data Pengunjung
Registered users : 5
Online : 238
Guest : 238
Members : 0

Bapeten Belum Terima Apliksi Izin Nuklir

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

nuclear-power-plant

Peristiwa kecelakaan nuklir Fukushima mempengaruhi pendapat masyarakat Jepang tentang nuklir. Pasca kecelakaan Fushima sebanyak 74 persen masyarakat Jepang menyatakan penolakannya terhadap pengoperasian nuklir. Sebelumnya 66 persen mengatakan setuju dengan penggunaan nuklir.

Hal itu mengemuka dalam temu wartawan dengan Direktur Jenderal International Atomic Energy Agency (IAEA) Mr.Yukia Amano, Bapeten dan Batan,Kemenristek di Jakarta, Kamis (6/10). 

Kepala Badan Pengawasa Tenaga Nuklir As Latio Lasman pada kesempatan itu menjelaskan, meningkatnya penolakan nuklir di Jepang tersebut itu tidak berpengaruh pada Indonesia.

"Saat ini nuklir di Indonesia dalam proses regulasi. Karena itu Bapeten belum bisa mereview karena izin nuklirnya belum diaplikasikan, Yang penting izin pembangunannya tidak boleh disalahgunakan dan keselamatan masyarakat harus dijamin. Kalau tidak maka PLTN tidak bisa dibangun," ujar As Latio Lasman.

As Latio Lasman menambahkan pembangunan PLTN harus sesuai dengan peraturan yang ada, seperti mensyaratkan dibangun di atas tanah, dan harus menggunakan teknologi yang telah teruji (proven technology). Untuk menjamin keselamatan, maka ada lima tahapan perizinan PLTN, yaitu izin tapak, konstruksi, komisioning, operasi dan dekomisioning.

“Belajar dari kecelakaan PLTN Fukushima kemarin, ternyata masalah yang krusial adalah tapak,” ujarnya.

Karenanya Bapeten akan mengawasi dari awal, mulai dari izin tapak hingga akhir. Sampai saat ini Bapeten juga belum menerima aplikasi perizinan PLTN dari pihak manapun. Bapeten akan melakukan review dengan melibatkan tidak hanya tenaga internal saja tetapi juga expert baik dari dalam maupun luar negeri.

Mengingat Indonesia sebagai anggota dari IAEA, Bapeten sebagai garda terdepan dalam melakukan pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir, harus memastikan bahwa pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia hanya digunakan untuk tujuan damai, sekaligus menjamin keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan dari kemungkinan bahaya radiasi.

Sementara itu menurut Yukia Amano dalam kunjungan tiga hari di Indonesia mengatakan bahwa peran Indonesia dalam perjanjian non-proliferasi nuklir (NPT/Non Proliferation Treaty) memegang pengaruh penting dalam mendukung konvensi international untuk keamanan dan keselamatan nuklir.

Indonesia dinilai Yukia Amano merupakan mitra yang secara terus menerus mendukung peran IAEA selama beberapa dekade terakhir.
 
Karena itu IAEA secara aktif mendukung berbagai program kerjasama teknis dengan Indonesia dan mendorong pemanfaatan nuklir untuk tujuan damai, seperti dalam bidang kesehatan, pangan, sumber daya air. Termasuk mendukung rencana pemerintah Indonesia untuk mengembangkan teknologi nuklir dalam bidang energi.

Proyeksi IAEA menunjukkan pemanfaatan energi nuklir global akan terus meningkat secara signifikan dalam beberapa dekade ke depan, walaupun dalam laju yang lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya.

Saat ini terdapat 432 PLTN yang beroperasi di seluruh dunia, proyeksi terakhir memperkirakan nilai ini akan meningkat antara 90 hingga 350 pada 2030, dan Asia menjadi wilayah utama ekspansi tersebut.

Peningkatan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya meningkatnya permintaan energi global, harga bahan bakar fosil yang relatif tidak stabil serta keamanan suplai energi.

Meskipun beberapa negara telah memutuskan untuk mengurangi bahkan menghentikan sama sekali program nuklir tetapi banyak pula negara yang meneruskan pengembangan program nuklirnya. Namun banyak juga negara berkembang yang berupaya mengenalkan energi nuklir sebagai jawaban kebutuhan energi yang terus meningkat.

Saat ini seluruh negara anggota IAEA mengadopsi Action Plan on Nuclear Safety yang merupakan sebuah langkah besar dalam meningkatkan keselamatan nuklir global.

Action plan ini memuat kesepakatan seluruh negara anggota untuk mengkaji desain PLTN dalam mengantisipasi bencana alam ekstrim serta mengambil tindakan korektif yang diperlukan.

Action plan ini juga memperkuat kerangka kerjasama untuk kajian IAEA yang mencakup pengiriman misi tenaga ahli untuk mengkaji keselamatan reaktor nuklir di sebuah negara, kemampuan dalam hal kesiapsiagaan dan respon darurat serta efektivitas sistem pengawas nuklir.* 

 
Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Sebagai upaya mensinergikan antara sisi penyedia dan sisi pengguna Iptek, Kementerian Riset dan... READ_MORE
Kamis, 01 Juli 2010 11:02
 Liliana Yetta Pandi, Dra

Liliana Yetta Pandi, Dra

  ... READ_MORE
Selasa, 16 Maret 2010 21:50
Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Jakarta : Treadmill test hingga kini kerap diabaikan dalam proses medical check up penyakit jantung ... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 14:07
Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Menristek Suharna Surapranata hari ini melantik Dr. Asep Karsidi sebagai Kepala Badan Koordinasi... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 16:12
Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Jakarta : Pusat  Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menjadi bagian program acara ”Ayo Ke Museum Bersama Ibu... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 16:07
Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang... READ_MORE
Senin, 06 Juni 2011 10:24
Biogas dari Limbah Tahu

Biogas dari Limbah Tahu

Kementerian Riset dan Teknologi melalui Program Pengendalian Dampak Perubahan Iklim membuat proyek... READ_MORE
Jumat, 14 May 2010 12:01

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ketahanan pangan selalu dikaitkan dengan masalah kekurangan gizi. Masalah kurang gizi ini bukan... READ_MORE
Selasa, 09 April 2013 10:39
BPPT Mengganti Empat Deputi

BPPT Mengganti Empat Deputi

Jakarta : Empat pejabat Kedeputian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi  (BPPT) diganti. Pelantikan... READ_MORE
Rabu, 16 Juni 2010 19:19

Ini Dia, Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Plus

Ternyata bukan isapan jempol air bisa menjadi bahan bakar. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU... READ_MORE
Rabu, 06 Juni 2012 15:15

2oo Pelajar Dikenalkan Budaya Iptek

Kementerian Riset dan Teknologi merangkul generasi muda untuk terwujudnya pengembangan  budaya iptek... READ_MORE
Senin, 29 Oktober 2012 11:50
Batan melantik Deputi PTDBR Baru

Batan melantik Deputi PTDBR Baru

                        Jakarta : Dr Djarot Sulistio Wisnusubroto dilantik sebagai Dep... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 15:03

BIG Dukung Kebutuhan Informasi Geospasial Tematik Kemenkokesra

Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo mengatakan Kementerian... READ_MORE
Selasa, 27 November 2012 16:52

Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal

Minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan Riset dan Teknologi (Ristek), menjadi salah satu... READ_MORE
Kamis, 21 Juni 2012 11:39
KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

Dunia kedokteran sudah lama mengenal  anastesi lokal atau bius lokal. Namun penerapan bius... READ_MORE
Selasa, 05 April 2011 15:37
Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Jakarta : Indonesia menempati peringkat ketiga dunia setelah China dan India untuk jumlah penderita... READ_MORE
Rabu, 28 Juli 2010 16:09
Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Setelah lima tahun mencari, peneliti NASA akhirnya menemuka dua planet yang paling mirip Bumi.... READ_MORE
Rabu, 07 Januari 2015 18:03

Teknologi Aquaponik di Lahan Sempit

Upaya menambah luasan lahan pertanian sebagai solusi peningkatan ketahanan pangan masih menemui... READ_MORE
Selasa, 11 Februari 2014 13:01
Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Dari 92 daerah terluar di Indonesia, 64 diantaranya merupakan daerah sulit air bersih. Selain it... READ_MORE
Kamis, 15 Maret 2012 16:16
Buah Lokal Vs Buah Impor

Buah Lokal Vs Buah Impor

... READ_MORE
Senin, 11 Juli 2011 15:04

Umum

article thumbnail Menristekdikti Luncurkan Green Tourism PNB
Senin, 25 September 2017 | Setiyo Bardono

Technology-Indonesia.com – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meluncurkan Pusat Unggulan Teknologi Green Tourism di...

Review

article thumbnail Kembali Menanti Energi Alternatif
Jumat, 19 Maret 2010

Hal itu, lanjut dia, semakin menaikkan ketergantungan Indonesia kepada BBM  untuk sektor transportasi. "Padahal, sekitar 60 persen BBM diserap sektor transportasi," ujarnya.

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailInsiatif Jakarta untuk Reduksi Emisi Karbon
21/08/2015 | Dedi Junaedi

Menko Maritim Indroyono Susilo menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen untuk berpartisipasi aktif dalam memenuhi target penurunan emisi karbon. Sebagai satu bukti komitmennya, Indonesia akan mena [ ... ]


Artikel Lainnya
Profil Peneliti
article thumbnailIndroyono Soesilo Raih Anugerah Perekayasa Utama Kehormatan BPPT 2016
03/08/2016

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menganugerahkan Gelar Perekayasa Utama Kehormatan tahun 2016 bidang teknologi maritim kepada Prof. Dr. Ir. Dwisuryo Indroyono Soesilo, M.Sc. Ia dinilai  [ ... ]


Profil Peneliti Lainnya
LOMBA UNTUK JURNALIS

Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek