Homepage > Energi > Kelistrikan > BPPT – Pemprov DKI Sepakat Bangun Pilot Project PLTSa di Bantar Gebang
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1774
    Guest : 1774
    Members : 0

    BPPT – Pemprov DKI Sepakat Bangun Pilot Project PLTSa di Bantar Gebang

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
    Kepala BPPT Unggul Priyanto saat membuka acara Capaian Akhir Tahun 2017 BPPT di Jakarta, pada Rabu (20/12/2017)
     
    Jakarta, Technology-Indonesia.com - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta akan membangun Pilot Project Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.
     
    Penandatanganan nota kesepahaman pembangunan PLTSa dilakukan Kepala BPPT Unggul Priyanto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Kantor BPPT, Jakarta Pusat, pada Rabu (20/12/2017). Kegiatan ini merupakan bagian dari acara Catatan Akhir Tahun 2017 BPPT.
     
    Kepala BPPT Unggul Priyanto menjelaskan pembangunan PLTSa ini merupakan wujud peran dan kontribusi BPPT dalam rangka mendukung proyek strategis nasional (Perpres No. 58/2017) terkait proyek infrastruktur energi yang berasal dari sampah di kota-kota besar, termasuk DKI Jakarta.
     
    “Saat ini BPPT telah mempersiapkan dokumen desain dan AMDAL pembangunan PLTSa tersebut yang akan selesai akhir Desember 2017. Pelaksanaan pembangunan PLTSa rencananya akan dilakukan pada tahun 2018,” terang Unggul. 
     
    Unggul berharap pilot project PTLSa ini dapat menjadi model alternatif pengelolaan sampah bagi kota besar di Indonesia yang memiliki kendala dalam menyiapkan lahan. 
     
    “Proyek ini bisa menjadi percontohan bagi kota-kota lain untuk melakukan pengelolaan sampah yang cepat, mereduksi sampah secara signifikan, ramah lingkungan, dan menghasilkan listrik,” lanjutnya.
     
    Menurut Unggul, pilot project PLTSa ini akan menghasilkan listrik 400 kilowatt dan menyerap 50 ton sampah perhari. Dana yang dibutuhkan untuk pembangunan PLTSa ini sebesar Rp 900 miliar.
     
    Dalam kesempatan tersebut, Anies Baswedan menyatakan salah satu masalah terbesar sebuah kota adalah pengelolaan sampah. Jakarta merupakan salah satu produsen sampah terbesar di Indonesia, sekitar 7 ribu ton sampah perhari disetor ke TPST Bantar Gebang. 
     
    “Penandatangan kerjasama ini akan menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk memotong suplai sampah terus-menerus ke Bantar Gebang,” terang Anies.
     
    Menurut Anies, dalam kacamata pemprov DKI yang paling penting adalah sampahnya bisa terkendalikan dan terkelola, kalau bisa menjadi listrik adalah bonus. “Jangan sampai listriknya yang dominan, kumulasinya tidak,” lanjutnya. 
     
    Anies berharap, ke depan kita harus mulai memikirkan tentang pengelolaan di tingkat sub kota, sehingga sampah-sampah tidak harus selalu diangkut ke sebuah lokasi tetapi bisa dikelola secara lokal. Dengan begitu kita tidak memiliki problem kumulasi sampah.
     
    “Mudah-mudahan nanti muncul teknologi dari BPPT yang bisa kita manfaatkan untuk mengendalikan sampah secara lebih baik,” kata Anies.
     
    Anies juga berharap nantinya di PLTSa ada ruang untuk pengunjung melihat proses pengolahan sampah. Sehingga bukan sebagai tempat yang terisolasi bagi warga tapi tempat yang bisa didatangi warga.
     
    “Warga dan anak sekolah yang datang dapat melihat prosesnya sehingga mereka sadar, inilah ujung dari sampah yang kita buang di tempat sampah. Mudah-mudahan ini bisa membantu kita untuk memahami bagaimana pengelolaan sampah dan membuat kita bangga atas fasilitas dan terobosan yang dibuat anak bangsa sendiri,” pungkasnya.
     
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek