Homepage > Energi > Kelistrikan > PLTH Pandansimo Hasilkan Total Daya 90 KW
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1685
    Guest : 1686
    Members : 0

    PLTH Pandansimo Hasilkan Total Daya 90 KW

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    alt

    Menristekdikti Mohamad Nasir berkunjung ke lokasi PLTH Pandansimo, Bantul - Yogyakarta, Sabtu (15/4/2017). Foto Humas Kemenristekdikti

    Technology-indonesia.com - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir berkunjung ke lokasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Hibrid (PLTH) di Pandansimo, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (15/4/2017). Teknologi PLTH memanfaatkan potensi sumber daya angin laut dan angin darat di pantai Pandasimo Bantul dan intensitas sinar matahari yang besar. 
     
    PLTH Pandansimo dikembangkan pada 2010 melalui kerjasama Kemenristekdikti, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Bappeda Bantul, Universitas Gadjah Mada, dan Pemda Bantul. Total terdapat 36 kincir angin di atas hamparan pasir yang menghasilkan angin maksimal 8 meter per detik. Di lokasi yang sama terdapat sekitar 218 panel surya berkapasitas 29 KW. 
     
    Listrik dari puluhan kincir angin dan panel surya mampu menggerakkan ekonomi masyarakat di kawasan Pantai Pandansimo. Total daya PLTH Pandansimo yang mencapai 90 KW digunakan untuk berbagai sektor mulai dari pertanian, perikanan, dan pariwisata. Listrik dialirkan untuk berbagai kebutuhan mulai dari warung, pompa air, mesin pembuat es maupun penerangan.
     
    Jika cuaca bagus, energi yang didapat akan besar. Namun jika cuaca buruk dan sering mendung maka energi yang didapat juga tidak maksimal. Karena itu kedua sumber energi ini harus saling melengkapi (hybrid). Kincir angin mengandalkan angin yang tidak selalu datang sehingga harus disupply tenaga surya. Begitupun sebaliknya ketika matahari terhalang awan maka dibutuhkan angin yang kencang. 
     
    Menristekdikti mengungkapkan PLTH Pandansimo disamping untuk menggairahkan perekonomian nelayan, juga untuk potensi wisata. Kunjungan edukasi ke kawasan itu sendiri cukup banyak karena terintegrasi dengan wisata pantai. 
     
    Nasir mengungkap saat ini masih dibutuhkan modernisasi peralatan di kawasan PLTH. Kemampuan anak negeri dalam mengelola PLTH sudah cukup baik, hanya saja perawatan kawasan masih memerlukan optimalisasi. Untuk itu ia meminta pada jajarannya melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten setempat.  
     
    "Pada saat pemindahan kan melibatkan provinsi, jadi ini bagaimana pertanggungjawaban berikutnya. Supaya bisa betul-betul dimanfaatkan oleh rakyat. Ruang kontrol sudah bagus, untuk penyimpanan (baterai) memang masih perlu ditingkatkan. Kalau bisa (daya) yang masuk berapa sama angkanya dengan yang keluar," jelasnya.
     
    Untuk pengembangan teknologi baterai, Menristekdikti mendorong agar bisa bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Sebelas Maret (UNS). Sistem tegangan baterai saat ini sebesar 240 volt sementara kapasitas penyimpanan baterai hanya 180 ampere/hour tiap satu unitnya.  
     
    Menristekdikti berpesan agar penggunaan listrik harus efisien karena dihasilkan dengan cara efisien. Contohnya dengan mulai menggunakan lampu LED di warung-warung supaya lebih hemat.
     
     

    Umum

    Cegah Korupsi Sistemik, Tiga Lembaga Matangkan Penerapan SNI ISO 37001
    Jumat, 23 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (tengah) bersama Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi dan Kepala BSN Bambang Prasetya dalam pertemuan di Gedung Bina Graha, Jakarta, pada Jumat (23/2/2018)....

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek