Homepage > Energi > Kelistrikan > Pertamina Geothermal Tuntaskan Pembangunan 2 unit PLTP
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 2029
    Guest : 2029
    Members : 0

    Pertamina Geothermal Tuntaskan Pembangunan 2 unit PLTP

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
     
    Jakarta, technology-indonesia.com - Dalam rangka mendukung proyek listrik 35.000 MW, PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) menargetkan Commercial Operation Date (COD) 2 unit PLTP, yakni PLTP KRH Unit 1 sebesar 30 MW dan Ulubelu Unit 4 sebesar 55 MW pada Semester Pertama 2017.
     
    Dari COD dua proyek tersebut, kapasitas terpasang PGE akan menjadi sebesar 617 MW. Proyek akan mendapat alokasi anggaran biaya investasi (ABI) perusahaan sebesar US$ 398,9 juta yang terdiri dari US$ 294,9 juta untuk Business Development (74%) dan sisanya US$ 104 juta (26%) untuk Non-Business Development
     
    Direktur Utama PGE Irfan Zainuddin dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (30/3/2017) mengungkapan PGE akan menggelontorkan anggaran biaya investasi yang cukup besar untuk proyek panas bumi di tahun 2017 seperti yang sudah ditetapkan dalam kebijakan energi nasional.
     
    Dalam pengembangan energi panas bumi, jelas Irfan, hingga kini PGE telah memberikan kontribusi sebesar 35% dari total WKP Panas Bumi yang sudah berproduksi 1.535 MW. Dari potensi panas bumi Indonesia 29 GW, sebagaimana roadmap yang dicanangkan pemerintah pada 2025, total kontribusi panas bumi Indonesia sebesar 7,2 GW. Pertamina akan berkontribusi sebesar 2,3 GW (32%).
     
    Irfan menyakinkan bahwa PGE akan terus mengakselerasi berbagai Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi. Tahun 2016, perusahaan telah berhasil menyelesaikan tiga proyek PLTP lebih cepat dari jadwal yang direncanakan sehingga dapat berproduksi lebih awal.
     
    Ketiga proyek PLTP tersebut antara lain Ulubelu Unit 3, Lahendong Unit 5 dan Lahendong Unit 6. Commercial Operating Date (COD) Ulubelu3, tuntas 25 Juli 2016 dari jadwal yang direncanakan 6 Agustus 2016. Sedangkan COD Lahendong 5 dan 6 masing-masing selesai 16 September dan 6 Desember 2016, lebih cepat dari jadwal yang direncanakan 26 Desember dan 1 Februari 2017. 
     
    Sejak tahun lalu, menurut Irfan, PGE menjalankan tujuh proyek Panas Bumi secara paralel. Sungai Penuh (upstream project 1x55 MW) target COD tahun 2020, Hululais (upstream project 2x55 MW) target COD tahun 2019 (unit 1) & tahun 2021 (unit 2), Ulubelu (total proyek 2x55 MW) COD 3 Juli 2016 (Unit 3) dan Juni 2017 (unit 4).
     
    Selain itu, PGE juga sedang mengerjakan proyek Lumut Balai Unit 1&2 (total proyek 2x55 MW) dimana target COD tahun 2018 (unit 1) & tahun 2019 (unit 2), Lumut Balai Unit 3&4 (total proyek 2x55 MW) target COD tahun 2022 (unit3) & tahun 2024 (unit 4), Karaha (total proyek 1x30 MW) target COD bulan juni 2017, serta Lahendong Unit 5&6 (total proyek 2x20MW) COD 15 September 2016 (Unit 5) dan 9 Des 2016 (Unit 6).
     
    “Agar dapat maksimal mendukung proyek listrik 35,000 MW, PGE akan terus mempercepat penyelesaian proyek, untuk dapat berkontribusi bagi kelistrikan nasional,”pungkas Irfan.
     
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek