Homepage > Energi > Kelistrikan > JAKPRO dan BPPT Bersinergi Tangani Sampah Kota
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1841
    Guest : 1842
    Members : 0

    JAKPRO dan BPPT Bersinergi Tangani Sampah Kota

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    Permasalahan sampah di kota-kota besar di Indonesia telah memasuki tahap darurat sampah. Karena itu perlu langkah-langkah praktis, efektif, dan efisien untuk menyelesaikan akar permasalahannya.

    Untuk menyelesaikan permasalahan sampah kota, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 18 tahun 2016 untuk mempercepat pembangunan listrik tenaga sampah (PLTSa) di tujuh kota besar yaitu DKI Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Surakarta, Surabaya, dan Makassar.

    Gubernur DKI Jakarta menjabarkan Perpres tersebut dalam Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 50 tahun 2016 tentang pembangunan dan pengoperasian fasilitas pengolahan sampah dalam kota atau Intermediate Treatment Facility (ITF). Gubernur DKI Jakarta menugaskan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) agar dalam waktu singkat dan cepat untuk dapat merealisasikan Pergub ini.

    Karena itu, Jakpro mengandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk mengkaji teknologi yang tepat dalam mengatasi permasalahan sampah di Jakarta. Kerjasama ini  tertuang dalam kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Satya Heragandhi, Direktur Utama Jakpro dan Wimpie Agoeng N. Aspar, Deputi Kepala BPPT bidang Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam (TPSA). Penandatangan kerjasama disaksikan oleh Kepala BPPT, Unggul Priyanto di Jakarta, Selasa (28/6/2016).

    Dalam pandangan BPPT, belum terselesaikannya masalah sampah kota bukan semata-mata ketiadaan teknologi, tetapi lebih kepada belum adanya kebijakan yang berani, tegas, dan konsisten untuk menangani permasalahan sampah kota secara terintegrasi dan menyeluruh. BPPT akan mengkaji teknologi pengolahan sampah yang dapat menghilangkan tumpukan sampah secara cepat dan tidak memerlukan lahan terlalu luas, namun tetap ramah lingkungan.

    Teknologi yang direkomendasikan BPPT adalah teknologi yang menggunakan proses termal. Dengan proses ini, timbunan limbah padat dalam jumlah besar dapat diubah menjadi panas yang dapat dikonversi menjadi energi listrik. Keuntungan proses ini, dalam waktu singkat sampah dalam jumlah besar dapat dihabiskan serta memperoleh energi listrik yang dapat dimanfaatkan untuk masyarakat.

    Direktur Pusat Teknologi Lingkungan BPPT Rudi Nugroho mengatakan untuk mewujudkan pembangunan PLTSa di Jakarta, Jakpro mengundang para investor untuk bermitra. "Jakpro juga menunjuk BPPT sebagai pendamping dalam mengevaluasi, studi kelayakan ITF maupun proposal dari para investor tersebut," papar Rudi.

    Menurut Rudi, sebagai langkah konkret dari penandatangan kesepakatan bersama ini, akan ditandatangani  kontrak kerjasama pendampingan tentang evaluasi proposal dan evaluasi feasibility ITF yang masuk ke Jakpro. Dalam kontrak kerjasama tersebut, BUMD milik DKI Jakarta ini memberi kewenangan penuh kepada BPPT untuk melakukan pekerjaan pendampingan dalam evaluasi analisa kelayakan proyek pembangunan dan pengelolaan sampah dalam kota DKI Jakarta.

    "Pelaksanaan pekerjaan ini akan dilakukan oleh Tim Sampah yang terdiri dari gabungan beberapa unit kerja di BPPT yakni Pusat Teknologi Lingkungan, Balai Teknologi Air dan Limbah, Pusat Teknologi Energi dan Industri Kimia, dan Balai Besar Teknologi Konservasi Energi," kata Rudi.

    Sebagai langkah awal, BPPT telah menyiapkan buku panduan yang akan dijadikan dasar bagi para investor di dalam menyusun proposal pembangunan PLTSa di Jakarta. Rudi berharap dengan terwujudnya penerapan teknologi pengolahan sampah secara termal di DKI Jakarta, akan dapat menjadikan contoh bagi kota-kota lain di Indonesia yang mengalami darurat sampah.

     

     

     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek