Homepage > Energi > Bahan Bakar > Kemenristek Dikti Jalin Sinergi Kembangkan Industri Material
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1670
    Guest : 1671
    Members : 0

    Kemenristek Dikti Jalin Sinergi Kembangkan Industri Material

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    JAKARTA - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) menggelar diskusi pengembangan industri bahan baku dan material maju di Indonesia, di Gedung II BPPT, Jakarta, Kamis (25/2/2016). Hasil diskusi akan menjadi masukan dalam penyusunan roadmap pengembangan industri material nasional.

    Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristek Dikti, Jumain Appe mengatakan roadmap ini dibutuhkan untuk mendukung pengembangan ekonomi di berbagai sektor. “Roadmap ini diperlukan untuk menentukan fokus pengembangan agar sesuai dengan pembangunan nasional,” kata Jumain dalam diskusi yang dihadiri oleh perwakilan Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK), lembaga litbang, LPNK, perguruan tinggi dan asosiasi industri

    Menurut Jumain, Indonesia memiliki berbagai hasil teknologi dan produk yang sebenarnya sudah siap diindustrikan untuk mendukung industri nasional. “Kalau kita ingin hasil teknologi itu menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi bangsa, kita perlu melihat kebutuhan industri pengolahan yang sedang berkembang,” lanjutnya

    Untuk itu, sinergi antara kebutuhan industri dan apa yang dihasilkan oleh pemerintah sangat penting untuk dilaksanakan. “Kita perlu menentukan fokus ke arah mana nanti perlu dikembangkan supaya sesuai dengan rencana pembangunan nasional,” kata Jumain.

    Di bidang kesehatan misalnya, memerlukan pengembangan program yang diharapkan bisa menghasilkan produk logam untuk substitusi berbagai kebutuhan industri. Seperti implan logam untuk industri alat kesehatan (alkes). Begitu juga di bidang pertahanan yang memerlukan material maju untuk memproduksi alat utama sistem pertahanan dan keamanan (alutsista).

    Pengembangan bidang energi memerlukan barang-barang modal yang cukup besar seperti generator atau turbin. “Sebagian besar material tersebut kita impor. Ke depan, bagaimana agar tingkat kandungan dalam negeri bisa tingkatkan dengan membangun industri-industri material dan bahan baku,” lanjutnya.

    Pengembangan roadmap ini bertujuan agar pemerintah bisa memberikan insentif baik dari Kemenristek Dikti maupun kementerian lain. “Jangan berpikir yang cepat satu dua tahun, tapi lima sampai sepuluh tahun ke depan. Kita harus berusaha membangun kemampuan industri bahan baku dan material dalam negeri agar kita bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri,” tegasnya.

    Mengenai anggaran pengembangan, lanjut Jumain, jika membangun inovasi dari perguruan tinggi anggarannya antara 10-20M, tergantung skala yang akan dikembangkan. Anggaran dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bisa sampai 50 milyar untuk membangun prototype skala industri. “Kita juga bisa mengembangkan industri-industri pemula skala Industri Kecil dan Menengah (IKM) dengan insentif sistem yang lebih kecil,”kata Jumain.

    Kemenristek Dikti akan menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia dan asosiasi industri dalam mengembangkan skill up industri hilir untuk produk tertentu. “Kita berharap Universitas Indonesia bisa sebagai leading untuk pengembangan material di samping lembaga litbang yang ada,” ungkapnya.

    Kemenristek Dikti juga akan membantu pengembangan logam dasar. “Ke depan kita akan mengembangkan berbagai advanced materials untuk teknologi masa depan seperti ICT dan hankam,” tegas Jumain.

     

    Umum

    Cegah Korupsi Sistemik, Tiga Lembaga Matangkan Penerapan SNI ISO 37001
    Jumat, 23 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (tengah) bersama Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi dan Kepala BSN Bambang Prasetya dalam pertemuan di Gedung Bina Graha, Jakarta, pada Jumat (23/2/2018)....

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek