Homepage > Energi > Bahan Bakar > Pertamina Integrasikan SPBG dan SPBU
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 2041
    Guest : 2041
    Members : 0

    Pertamina Integrasikan SPBG dan SPBU

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    alt

    Jakarta, technology-indonesia.com - PT Pertamina (Persero) mendorong percepatan penyediaan bahan bakar gas (BBG) pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar  Umum (SPBU). Kegiatan ini sebagai implementasi Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) No.25 tahun 2017 tentang  percepatan pemanfaatan Bahan Bakar Gas untuk transportasi Darat.
     
    Hal itu terlihat dalam pengoperasian  Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Ecostation  yang terintegrasi dengan SPBU 34.125.07 di Jalan Cilandak KKO, Pasar Minggu, Jakarta Selatan dan SPBU 34.164.02 di Jalan Raya Margonda, Depok.
     
    VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito menjelaskan, Pertamina mendapat momentum dengan rencana pemerintah yang menargetkan 150 SPBU harus menjual BBG sampai 2019. Meski bukan yang pertama,  SPBG Ecostation Cilandak dan Margonda merupakan respon Pertamina terhadap terbitnya Peraturan Menteri ESDM tersebut.
     
    “Pembangunan SPBG terintegrasi dengan SPBU merupakan wujud komitmen Pertamina dalam mengimplementasikan Permen ESDM No 25 tahun 2017, yang diantaranya memuat kewajiban menyediakan 1 (satu) dispenser CNG pada setiap SPBU,” kata Adiatma dalam keterangan persnya, Kamis (4/5/2017). 
     
    SPBG Ecostation Pertamina merupakan konsep SPBG yang terintegrasi dengan SPBU dimana tersedia satu unit dispenser khusus Envogas, compressed natural gas (CNG) Pertamina. Dengan beroperasinya SPBG Ecostation Cilandak dan Margonda, total saat ini Pertamina memiliki lima SPBG Ecostation. Tiga lainnya yang telah beroperasi yaitu di SPBU Daan Mogot,  SPBU Gandaria dan SPBU Mampang. 
     
    Pertamina juga telah mengalokasikan investasi pembangunan dua unit SPBG Ecostation lain di wilayah DKI Jakarta pada tahun ini. Pertamina berharap masyarakat pengguna kendaraan berbahan bakar gas semakin merasa mudah untuk mendapatkan Envogas Pertamina. 
     
    “Dengan beroperasinya SPBG Ecostation Cilandak dan Margonda berkapasitas 0,3 Juta Standar Metrik Kaki Kubik per Hari (MMSCFD) atau setara 10.000 Liter Setara Premium (LSP), diharapkan dapat memenuhi dan melayani kebutuhan BBG CNG baik untuk angkot, taksi, bajaj, dan kendaraan pribadi,” tegas Adiatma. 
     
    Tahun ini Pertamina kembali mendapatkan penugasan dari  Kementerian ESDM untuk melaksanakan distribusi konverter kit ke kendaraan umum dan dinas sebanyak 3,000 unit. Salah satu kota penerima konverter kit adalah DKI Jakarta dan Kota Depok.
     

    Umum

    Cegah Korupsi Sistemik, Tiga Lembaga Matangkan Penerapan SNI ISO 37001
    Jumat, 23 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (tengah) bersama Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi dan Kepala BSN Bambang Prasetya dalam pertemuan di Gedung Bina Graha, Jakarta, pada Jumat (23/2/2018)....

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek