Homepage > Energi > Bahan Bakar > Lindungi Konsumen dengan SNI Pelumas
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1265
    Guest : 1266
    Members : 0

    Lindungi Konsumen dengan SNI Pelumas

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
    JAKARTA - Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah menetapkan 20 SNI (Standar Nasional Indonesia) terkait produk pelumas. Penetapan SNI pelumas ini didasarkan pada perkembangan iptek serta pertimbangan perlindungan konsumen dari beredarnya minyak pelumas yang tidak aman.
     
    Salah satu SNI tersebut adalah SNI 7069.2:2012, Klasifikasi dan spesifikasi – Pelumas – Bagian 2: Minyak lumas motor bensin empat langkah sepeda motor yang merupakan revisi dari SNI 06-7069.2-1995. SNI ini disusun oleh subpanitia teknis 75-02-S3 – Produk Minyak Bumi, Gas Bumi dan Pelumas.
     
    Kepala Pusat Perumusan Standar BSN, I Nyoman Supriyatna mengatakan SNI ini menetapkan persyaratan mutu yang dinyatakan dalam spesifikasi karakteristik fisika kimia dan spesifikasi parameter unjuk kerja untuk minyak lumas motor bensin empat langkah sepeda motor. 
     
    “Salah satu bahan utama minyak lumas motor bensin empat langkah sepeda motor adalah minyak lumas dasar mineral yang berasal dari hasil pengolahan minyak bumi yang digunakan untuk pembuatan minyak lumas dan minyak lumas dasar sintetik yang berasal dari hasil reaksi kimia untuk menghasilkan senyawa dengan karakter terencana dan terukur yang digunakan untuk pembuatan minyak lumas,” jelas Nyoman pada acara Ngobrol Bareng Santai (Ngobras) SNI di Kantor BSN, Jakarta, Selasa (7/2/2017) 
     
    Pelumas bersertifikasi SNI, lanjut Nyoman, sudah sesuai dengan spesifikasi produk pelumas yang aman dan berkualitas yang meliputi karakteristik fisika, kimia, termasuk viskositas dan parameter unjuk kerja. Viskositas adalah ukuran tahanan dalam dari aliran zat cair. Adapun tingkat viskositas minyak lumas motor bensin empat langkah sepeda motor dapat dibedakan menjadi viskositas monograde antara lain: SAE 30, SAE 40 dan SAE 50;  serta viskositas multigrade antara lain: SAE 20W-40, SAE 20W-50 dan SAE 15W-40.
     
    “Dengan menerapkan SNI Minyak Pelumas, konsumen akan lebih yakin dan merasa aman, terutama saat digunakan untuk kendaraan bermotor yang menyangkut masalah keselamatan,” jelas Nyoman.
     
    Salah satu perusahaan yang proaktif mensertifikasikan SNI pada produk pelumas unggulannya adalah PT Pertamina Lubricants. Produk-produk Pertamina Lubricants didaftarkan ke Balai Sertifikasi Industri (BSI) agar memperoleh SPPT (Sertifikasi Produk Penggunaan Tanda) SNI untuk setiap kemasan produknya. Pertamina Lubricants sudah mengantongi sertifikasi SNI untuk berbagai varian produk pelumas di segmen otomotif dan industri termasuk Fastron, Prima XP, Enduro 4T, Meditran SX dan Turalik. 
     
    “Seiring dengan banyaknya inovasi dan pengembangan produk terbaru, Pertamina Lubricants kembali mengajukan proses sertifikasi SNI produk pelumas lainnya dan siap menjalanan proses proses uji produk meliputi mutu, keselamatan, keamanan, teknis, kesehatan, manajemen lingkungan dan aspek lainnya secara ketat,” ujar Gigih Wahyu Hari Irianto, Direktur Utama PT Pertamina Lubricants.
     
    Atas konsistensinya dalam menerapkan SNI, PT Pertamina Lubricants pada tahun 2011, 2012, 2015, dan 2016 meraih penghargaan SNI Award. Penghargaan ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi Pertamina Lubricants untuk menghasilkan produk pelumas nomor 1 di dunia dan menjadi kebanggaan Indonesia. “Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengedepankan kualitas produk dan kepuasan pelanggan,” tegas Gigih.
     
    Keberhasilan Pertamina Lubricants tersebut, ditunjang dengan sumberdaya baik human capital, technology, knowledge, financial, production facility dan R&D yang andal. Produk pelumas Pertamina telah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional berupa approval dari badan-badan uji pelumas International seperti API, ACEA, JASO,  serta dari Original Engine Manufacturer (OEM) seperti Daimler Chrysler, Mercedes Benz, Toyota, dan lain-lain.
     
    Produk pelumas Pertamina seperti FastronSynthetic Oil sudah bersertifikasi API SN (American Petroleum Institute)  terbaru untuk motor oils, serta ILSAC GF-5 (International Lubrication Standard and Approval Commite) yang merupakan gabungan para pabrikan motor dunia.  GF-5 mensyaratkan kemampuan dan aspek baru tentang perfoma pelumas yang sebelumnya tidak disyaratkan. Teknologi dengan sertifikasi ini dapat melindungi mesin dan membantu menghemat bahan bakar serta bersahabat dengan system pengendali emisi gas buang kendaraan.
     
    “Ke depan, Pertamina Lubricants akan terus berupaya memberikan edukasi dan sosialisasi SNI kepada masyarakat dan konsumen, agar standardisasi menjadi faktor utama dalam memilih produk,” pungkasnya.
     
     
     
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek