Homepage > Energi > Bahan Bakar > Indonesia Harus Memperluas Pemanfaatan Biomassa
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 2014
    Guest : 2014
    Members : 0

    Indonesia Harus Memperluas Pemanfaatan Biomassa

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    JAKARTA – Indonesia memasuki era lampu kuning dalam penyediaan energi nasional. Kebutuhan bahan bakar minyak secara nasional tidak bisa diimbangi dengan penyediaan produksi dalam negeri. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) memperkirakan pada 2031, Indonesia menjadi net importir energi.

    Krisis energi bahan bakar dalam dekade terakhir berdampak pada kelistrikan nasional. Masalah energi yang terjadi saat ini adalah penyediaan listrik yang belum maksimal, pemakaian BBM fosil yang masih cukup besar dan kurang efisien (high cost). Penyediaan bahan bakar batu bara untuk PLTU juga semakin sulit karena batubara kualitas bagus sebagian besar dialokasikan untuk kebutuhan ekspor.

    Diversifikasi bahan bakar karenanya menjadi hal yang mutlak dilakukan. Untuk itu, Pusat Teknologi Sumberdaya Energi dan Industri Kimia (PTSEIK-BPPT) berupaya memberikan solusi secara menyeluruh dari hulu yaitu cara-cara pengelolaan ketersediaan sumber daya energi yang stabil sampai ke hilir yaitu dari sisi pengguna akhir energi tersebut secara efektif dan efisien.

    Direktur PTSEIK-BPPT, Adiarso mengatakan sudah saatnya Indonesia memaksimalkan pemanfaatan potensi biomassa. “Dari semua jenis energi terbarukan, hanya biomassa yang dapat berperan ganda, yakni sebagai sumber bahan bakar padat pembangkit listrik, maupun sebagai bahan baku untuk produksi bahan bakar cair dan gas,” kata Ardiarso dalam acara media gathering Deputi TIEM BPPT di Jakarta, Selasa (19/4/2016).

    Menurut Ardiarso, sumber bahan bakar berbasis sawit menjadi pilihan strategis, mengingat Indonesia merupakan penghasil Crude Palm Oil (CPO) terbesar di dunia di dunia (32 juta ton per tahun) berikut dengan limbah cair (POME) maupun padat yang melimpah. Inovasi teknologi bahan bakar berbasis sawit yang dilakukan BPPT mencakup pure plant oil (PPO), biodiesel, green petroleum, dimethyl ether (DME), bioethanol, dan biogas.

    Dalam paparannya, Ardiarso menyampaikan Indonesia perlu membangun sistem industri energi khusus bahan bakar alternatif nasional. Sistem ini diperlukan menjaga keberlanjutan penyediaan energi nasional, meningkatkan ketahanan dan kemandirian energi nasional, serta kontinuitas penyediaan bahan bakar ramah lingkungan.

    Peranan teknologi berbasis sumber terbarukan dan batubara, semakin penting di masa mendatang. “Namun potensi yang ada (low rank coal, biomassa, dan lain-lain) tidak bisa langsung dan maksimal dimanfaatkan tanpa melalui inovasi,” pungkasnya.

     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek