Homepage
Resensi
article thumbnailIndeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia

  Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

LIPI Gelar Simposium Enggano

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

Pulau Enggano yang terletak di sisi barat Sumatera menyimpan kekayaan hayati tak ternilai. Tim Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam Ekspedisi Enggano (16 April-5 Mei 2015) berhasil menemukan 20 spesies baru. Tim Ekspedisi juga mencatat informasi penting potensi flora dan fauna di Pulau Enggano.

Kepala Pusat Penelitian Biologi LIPI, Witjaksono menyampaikan bahwa eksplorasi Tim Peneliti LIPI telah mengungkapkan kondisi terkini dari bioresources dan aspek sosial budaya di Enggano. “Peneliti-peneliti LIPI berhasil mengungkapkan temuan-temuan baru, baik berupa catatan persebaran flora, fauna dan mikroba baru yang merupakan jenis endemik Enggano. Bioresources tersebut memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai bahan pangan, kesehatan dan energi,“ ungkap Witjak.

Hasil ekspedisi ini akan disampaikan pada Simposium Enggano 2015 bertema “Enggano: Alam dan Manusianya”, 16-17 November 2015, di Grage Horizon Hotel, Kota Bengkulu. Simposium ini menurut Witjak merupakan wahana untuk mempertemukan peneliti, pemerintah daerah, pengelola kawasan hutan, masyarakat lokal dan elemen penting lainnya dalam rangka menginisiasi kebijakan dan model pengelolaan Enggano yang lestari.

“Setelah eksplorasi Enggano, pulau tersebut diharapkan mampu mengangkat pariwisata Bengkulu yang akan membawa efek berantai pada peningkatan ekonomi masyarakatnya. Tentu potensi wisata yang tidak merusak sumber daya hayati,” katanya.

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Enny Sudarmonowati mengungkapkan bahwa Pulau Enggano merupakan Pulau Samudera (Oceanic Island), yakni pulau yang secara geologi dalam sejarahnya tidak pernah menyatu dengan Pulau Sumatera. “Model Pulau Samudera biasanya mempunyai banyak keunikan, salah satunya flora dan fauna yang tidak umum di tempat lain, “ terang Enny dalam siaran persnya, Rabu (13/11).

Enny mengatakan bahwa LIPI memiliki program unggulan Eksplorasi Bioresources Indonesia yang memadukan penelitian dasar eksploratif dengan mengidentifikasi dan menginventarisasi kekayaan hayati Indonesia. “Program ini menjadi model penelitian komprehensif yang menghasilkan data, informasi, produk dan rekomendasi kepada masyarakat dan pemegang kebijakan untuk mengelola dan memanfaatkan bioresources nya secara efisien dan lestari, “ pungkas Enny.

 

 

 

Artikel Terkait

Umum

article thumbnail Inilah Penerima Apresiasi Lembaga Litbang 2017
Kamis, 14 Desember 2017 | Setiyo Bardono

  Jakarta-Teknology-Indonesia.com - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) kembali memberikan Apresiasi kepada Lembaga Penelitian dan...

Review

article thumbnail Kembali Menanti Energi Alternatif
Jumat, 19 Maret 2010

Hal itu, lanjut dia, semakin menaikkan ketergantungan Indonesia kepada BBM  untuk sektor transportasi. "Padahal, sekitar 60 persen BBM diserap sektor transportasi," ujarnya.

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailMenristek Dikti: Penelitian Harus Dirasakan Masyarakat
20/08/2015 | Dedi Junaedi

Dalam kunjungan kerja ke Jember,  Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek-Dikti) Prof Muhammad Nasir mengharapkan agar hasil-hasil penelitian di Indonesia  bisa berdampak baik dan m [ ... ]


Artikel Lainnya
Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek