Homepage
Resensi
article thumbnailIndeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia

  Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Kebun Raya Cibodas Resmikan Taman Gesneriaceae

Penilaian Pengguna: / 1
JelekBagus 

Kebun Raya (KR) Cibodas dalam usia ke-164 tahun meresmikan Taman Tematik Gesneriaceae untuk lebih memperkenalkan keanekaragaman tumbuhan kepada masyarakat. Taman seluas kurang lebih 1000 m² ini  diperkirakan mampu menampung 500 spesimen tanaman gesneriaceae.

Hingga saat ini, KR Cibodas memiliki beberapa taman tematik seperti taman sakura, taman lumut, taman rhododendron atau semak, koleksi paku-pakuan, serta koleksi tanaman obat. Taman Tematik Gesneriaceae diresmikan bertepatan dengan HUT ke-164 pada 11 April 2016. “Gesneriaceae merupakan suku dari tumbuhan berbunga yang umumnya dimanfaatkan sebagai tanaman hias,” ujar Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH) LIPI, Enny Sudarmonowati dalam keterangan persnya, Senin (11/4/2016).

Taman Gesneriaceae bertujuan melestarikan, mempromosikan, dan meningkatkan pemanfaatan tumbuhan dari suku  gesneriaceae, khususnya yang berasal dari Indonesia. Kepala UPT KR Cibodas, Agus Suhatman mengatakan sekitar 379 jenis dari suku gesneriaceae terdapat di Indonesia. Diperkirakan masih banyak jenis baru dari gesneriaceae di Malesia yang akan dideskripsi. “Koleksi Taman Gesneriaceae akan lebih diarahkan untuk pengoleksian dan pengembangan jenis-jenis gesneriaceae asli Indonesia dan Malesia,” tuturnya.

Peneliti KR Cibodas, Wiguna Rahman mengungkapkan, saat ini koleksi dari Taman Gesneriaceae terdiri atas 11 marga yaitu 4 asli Indonesia dan 7 eksotik, serta 32 jenis. “Beberapa koleksi unik di taman ini adalah marga Liebigia (Liebigia barbata, Liebigia limans, Liebigia polyneura, Liebigia glabra) yang merupakan endemik Indonesia,” ujarnya.  Terdapat pula Aeschynanthus burtii yang merupakan endemik dari Sulawesi dan Aeschynanthus arfakensis endemik dari Papua.

Kebun Raya Cibodas didirikan pada 11 April 1852 oleh Johannes Ellias Teijsmann, seorang kurator Kebun Raya Bogor dengan nama Bergtuin te Tjibodas (Kebun Pegunungan Cibodas). Awalnya kebun ini merupakan tempat aklimatisasi jenis-jenis tumbuhan asal luar negeri yang mempunyai nilai penting dan ekonomi yang tinggi. Salah satunya pohon kina (Cinchona calisaya).

Pada tahun 2003, statusnya menjadi lebih mandiri sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Konservasi Tumbuhan (BKT) Kebun Raya Cibodas di bawah Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor dalam kedeputian IPH LIPI.

 

 

Artikel Terkait

Umum

article thumbnail Inilah Penerima Apresiasi Lembaga Litbang 2017
Kamis, 14 Desember 2017 | Setiyo Bardono

  Jakarta-Teknology-Indonesia.com - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) kembali memberikan Apresiasi kepada Lembaga Penelitian dan...

Review

article thumbnail Memperbesar Peluang Energi Baru Terbarukan
Jumat, 19 Maret 2010

  “Sudah ditargetkan melalui Perpres No 5/2006 untuk mengurangi penggunaan minyak bumi. Namun,  hingga saat ini, belum ada action plan pemerintah kendati secara kebijakan atau regulasi...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailAnggaran Riset Indonesia Tahun 2017 hanya 0,21 persen dari PDB
13/12/2017 | Ami Pramitasari

  Technology-Indonesia.com - Setelah lebih dari separuh abad Indonesia merdeka, anggaran riset Indonesia belum mencapai satu persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Anggaran riset  Indo [ ... ]


Artikel Lainnya
Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek