Homepage
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Senin Malam, Asteroid Mendekati Bumi

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    Mulai Senin (26/1) malam, sebuah Asteroid sebesar gunung akan mendekati Bumi. Asteroid itu akan berada ada lintasan paling dekat pada jarak sekitar 1,2 juta km dari Bumi. Diperkirakan akan tetap teridentifikasi sebagai batuan langit sampai 2027.

    Situs Space.com memberitakan benda langit itu bernama Asteroid 2004 BL86 dan berukuran selebar 1800 kaki atau sekitar 550 m. Posisinya sekitar 745.000 mil atau atau sekitar tiga kali jarak Bumi ke Bulan.

    Peneliti NASA, Lance Benner, menjelaskan, asteroid ini tidak mengancam Bumi, namun akan mempersembahkan pemandangan indah yang langka di angkasa.

    Para ilmuwan berusaha mempelajari Asteroid 2004 BL86 ini dengan menggunakan antena Goldstone (berdiameter 230 kaki atau 70 m) di Deep Space Network NASA di California. Pengamatan serupa dilakukan para peneliti di Observatorium Arecibo di Puerto Rico dengan menggunakan teleskop berdiameter 1000 kaki atau 305 m.

    Antena Goldstone dan teleskop Arecibo akan memantau aktivitas asteroid selama satu pekan sampai awal Februari. Alat itu akan difungsikan secara nonstop 5-6 jam setiap malamnya. "Untuk objek-objek sedekat ini, dalam ukuran sebesar ini, ini momen observasi yang berharga. Hasilnya tak kalah presisi dibanding dengan hasil pantauan langsung pesawat antariksa," kata Lance Benner dari NASA.

    Kendati  2004 BL86 tak mengancam Bumi untuk masa mendatang ini, namun tetap perlu mencermati asteroid ini, kata Benner. Ini merupakan proyek studi murah dalam mendalami karakteristik batuan asteorid selama  orbit dalam ruang dan waktu, tegas peneliti NASA itu.

     

    Umum

    Menristekdikti: Perguruan Tinggi Harus Siapkan Lulusan untuk 65% Profesi Baru
    Sabtu, 24 Februari 2018 | Setiyo Bardono

      Teknology-Indonesia.com – Tantangan ekonomi digital sudah di depan mata. Berdasarkan kajian World Bank tahun 2017, diperkirakan 75-375 juta tenaga kerja global...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Info Produk
    WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

    WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

    ...
    Senin, 03 Juni 2013 14:45

    Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

    P...
    Minggu, 05 April 2015 14:09

    Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

     ...
    Sabtu, 12 September 2015 23:41
    Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

    Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

    ...
    Jumat, 04 Desember 2015 16:29
    Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

    Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

    ...
    Kamis, 10 Desember 2015 12:12
    Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

    Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

    ...
    Senin, 25 Januari 2016 23:07
    BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

    BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

    ...
    Senin, 01 Februari 2016 11:21
    Angket
    Artikel Apa Yang Anda Sukai?
     
    iklanmapiptek