Homepage
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Senin Malam, Asteroid Mendekati Bumi

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

Mulai Senin (26/1) malam, sebuah Asteroid sebesar gunung akan mendekati Bumi. Asteroid itu akan berada ada lintasan paling dekat pada jarak sekitar 1,2 juta km dari Bumi. Diperkirakan akan tetap teridentifikasi sebagai batuan langit sampai 2027.

Situs Space.com memberitakan benda langit itu bernama Asteroid 2004 BL86 dan berukuran selebar 1800 kaki atau sekitar 550 m. Posisinya sekitar 745.000 mil atau atau sekitar tiga kali jarak Bumi ke Bulan.

Peneliti NASA, Lance Benner, menjelaskan, asteroid ini tidak mengancam Bumi, namun akan mempersembahkan pemandangan indah yang langka di angkasa.

Para ilmuwan berusaha mempelajari Asteroid 2004 BL86 ini dengan menggunakan antena Goldstone (berdiameter 230 kaki atau 70 m) di Deep Space Network NASA di California. Pengamatan serupa dilakukan para peneliti di Observatorium Arecibo di Puerto Rico dengan menggunakan teleskop berdiameter 1000 kaki atau 305 m.

Antena Goldstone dan teleskop Arecibo akan memantau aktivitas asteroid selama satu pekan sampai awal Februari. Alat itu akan difungsikan secara nonstop 5-6 jam setiap malamnya. "Untuk objek-objek sedekat ini, dalam ukuran sebesar ini, ini momen observasi yang berharga. Hasilnya tak kalah presisi dibanding dengan hasil pantauan langsung pesawat antariksa," kata Lance Benner dari NASA.

Kendati  2004 BL86 tak mengancam Bumi untuk masa mendatang ini, namun tetap perlu mencermati asteroid ini, kata Benner. Ini merupakan proyek studi murah dalam mendalami karakteristik batuan asteorid selama  orbit dalam ruang dan waktu, tegas peneliti NASA itu.

 

Umum

article thumbnail Sebelas Institusi Deklarasikan Konsorsium Riset Samudera
Selasa, 26 September 2017 | Setiyo Bardono

  Jakarta, Technology-Indonesia.com – Sebelas kementerian/lembaga dan universitas sepakat mendeklarasikan Konsorsium Riset Samudera, di Jakarta, Selasa...

Review

article thumbnail Dibalik Musibah Uji Coba Roket Kendali Lumajang
Rabu, 03 Februari 2010

  Minggu lalu, terbetik berita salah satu roket uji coba milik konsorsium dibawah Kementerian Riset dan Teknologi di wilayah Lumajang, Jawa Timur melenceng dari sasaran. Para wakil konsorsium yang...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailE-Library Sumber Knowledge Ilmiah Sosek KKP
24/03/2015 | Catur Pramono Adi

(Bagian I dari Dua Tulisan) Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memiliki dampak yang sangat besar terhadap sistem pengelolaan dokumentasi dan informasi ilmiah. Dengan teknologi digi [ ... ]


Artikel Lainnya
Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek