Homepage
Resensi
article thumbnailIndeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia

  Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Senin Malam, Asteroid Mendekati Bumi

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

Mulai Senin (26/1) malam, sebuah Asteroid sebesar gunung akan mendekati Bumi. Asteroid itu akan berada ada lintasan paling dekat pada jarak sekitar 1,2 juta km dari Bumi. Diperkirakan akan tetap teridentifikasi sebagai batuan langit sampai 2027.

Situs Space.com memberitakan benda langit itu bernama Asteroid 2004 BL86 dan berukuran selebar 1800 kaki atau sekitar 550 m. Posisinya sekitar 745.000 mil atau atau sekitar tiga kali jarak Bumi ke Bulan.

Peneliti NASA, Lance Benner, menjelaskan, asteroid ini tidak mengancam Bumi, namun akan mempersembahkan pemandangan indah yang langka di angkasa.

Para ilmuwan berusaha mempelajari Asteroid 2004 BL86 ini dengan menggunakan antena Goldstone (berdiameter 230 kaki atau 70 m) di Deep Space Network NASA di California. Pengamatan serupa dilakukan para peneliti di Observatorium Arecibo di Puerto Rico dengan menggunakan teleskop berdiameter 1000 kaki atau 305 m.

Antena Goldstone dan teleskop Arecibo akan memantau aktivitas asteroid selama satu pekan sampai awal Februari. Alat itu akan difungsikan secara nonstop 5-6 jam setiap malamnya. "Untuk objek-objek sedekat ini, dalam ukuran sebesar ini, ini momen observasi yang berharga. Hasilnya tak kalah presisi dibanding dengan hasil pantauan langsung pesawat antariksa," kata Lance Benner dari NASA.

Kendati  2004 BL86 tak mengancam Bumi untuk masa mendatang ini, namun tetap perlu mencermati asteroid ini, kata Benner. Ini merupakan proyek studi murah dalam mendalami karakteristik batuan asteorid selama  orbit dalam ruang dan waktu, tegas peneliti NASA itu.

 

Umum

article thumbnail DRN Sampaikan Naskah Akademik untuk Undang-Undang Inovasi
Kamis, 23 November 2017 | Setiyo Bardono

Ketua Dewan Riset Nasional (DRN), Bambang Setiadi dalam Seminar Nasional bertema “Inovasi, Invensi, dan Komersialisasi Teknologi untuk Meningkatkan Daya Saing Nasional” di Hotel...

Review

article thumbnail Dibalik Musibah Uji Coba Roket Kendali Lumajang
Rabu, 03 Februari 2010

  Minggu lalu, terbetik berita salah satu roket uji coba milik konsorsium dibawah Kementerian Riset dan Teknologi di wilayah Lumajang, Jawa Timur melenceng dari sasaran. Para wakil konsorsium yang...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailBanjir Jakarta, Banjir Pesanan?
21/08/2015 | Atang Trisnanto

Bumi pertiwi seakan tak bosan menerima bencana dari satu wilayah ke wilayah lain. Tanah longsor, banjir bandang, gempa bumi, kebakaran lahan, dan berbagai bencana alam lain sering menyapa tanah zamrud [ ... ]


Artikel Lainnya
Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek