Homepage
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Peta Desa Menjadi Dasar Percepatan Pembangunan Nasional

    Penilaian Pengguna: / 1
    JelekBagus 

    JAKARTA - Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa merupakan agenda prioritas pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Hal itu merupakan terobosan paradigmatik yang menggeser pembangunan dari pusat menuju penguatan daerah pinggiran.

    Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Marwan Jafar mengatakan kesenjangan antar wilayah terjadi akibat kebijakan pembangunan yang bersifat sentralistik. Kebijakan ini berdampak pada disparitas dan ketidakmerataan pembangunan antar kawasan atau daerah.

    “Permasalahan klasik pembangunan di Indonesia adalah lemahnya koordinasi. Salah satunya koordinasi tahap perencanaan terkait penyusunan Informasi Geospasial sebagai sumber informasi,” kata Menteri Marwan  dalam sambutan Peluncuran Peta Desa untuk Percepatan Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan di Jakarta, Selasa (16/2/2016). Peluncuran Peta Desa merupakan kerjasama Kementerian Desa PDTT dengan Badan Informasi Geospasial (BIG).

    Menurut Menteri Marwan, masih adanya tumpang tindih pengelolaan wilayah dan sumberdaya di Indonesia karena perbedaan peta, data dan informasi yang digunakan sebagai dasar intervensi oleh kementerian atau lembaga.  Kehadiran Peta Desa dalam pembangunan desa merupakan sumber informasi yang sangat penting dalam penyusunan kebijakan dan pelaksanaan pembangunan yang berbasis pada kondisi faktual.

    “Peta Desa menjadi instrumen pembangunan dan koordinasi untuk mempercepat pembangunan desa melalui pendekatan kawasan. Peta Desa menjadi basis data sekaligus basis rujukan dalam mengambil kebijakan secara komprehensif dengan anggaran yang tepat sasaran,” lanjutnya.

    Kementerian Desa PDTT memerlukan sumber pemetaan yang terpusat untuk mensinergikan pembangunan kawasan. “Kementerian Desa akan selalu berupaya membangun kerjasama dengan BIG dalam proses pembuatan peta kawasan untuk memudahkan proses koordinasi, perencanaan dan pelaksanaan percepatan pembangunan kawasan,” ujar Menteri Marwan.

    Menteri Marwan berharap peta desa dapat memuat informasi spasial desa dalam skala detail serta memiliki akurasi yang baik. Hal ini berlaku pada peta dasar maupun peta tematik desa seperti batas desa secara definitif, jaringan jalan, sebaran permukiman, sebaran lahan pertanian, serta data spasial lainnya.

    “Data Spasial tersebut dapat menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan desa serta alat operasional dalam pengendalian dan pengawasan fisik pembangunan desa,” pungkasnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Kepala BIG Priyadi Kardono mengungkapkan adanya Peta Desa ini diharapkan proses perencanaan percepatan pembangunan desa dapat segera terwujud. Tantangan pembangunan nasional berbasis desa dan daerah pinggiran antara lain ketersediaan data dan informasi geospasial yang memadai.

    “Karena itu kami mengharapkan agar penyelesaian Peta Desa menjadi program prioritas nasional. Jika pembangunan desa bisa direncanakan dengan baik maka pembangunan indonesia juga akan bisa tercapai dengan cepat,” kata Priyadi.

     

    Acara peluncuran Peta Desa ini akan ditindaklanjuti dengan Seminar Nasional Peta Desa pada 24 Februari 2016 di Yogyakarta. Dalam seminar ini akan disosialisasikan Spesifikasi Teknis Penyajian Peta Desa. Spesifikasi teknis akan mendorong pemerintah daerah maupun swasta untuk membuat Peta Desa yang standar guna meningkatkan kesejahteraan dan perkembangan ekonomi masyarakat desa.

     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Info Produk
    WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

    WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

    ...
    Senin, 03 Juni 2013 14:45

    Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

    P...
    Minggu, 05 April 2015 14:09

    Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

     ...
    Sabtu, 12 September 2015 23:41
    Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

    Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

    ...
    Jumat, 04 Desember 2015 16:29
    Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

    Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

    ...
    Kamis, 10 Desember 2015 12:12
    Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

    Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

    ...
    Senin, 25 Januari 2016 23:07
    BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

    BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

    ...
    Senin, 01 Februari 2016 11:21
    Angket
    Artikel Apa Yang Anda Sukai?
     
    iklanmapiptek