Homepage
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Menristekdikti Membuka Inovator Inovasi Indonesia Expo 2017 di Surabaya

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

alt

Menristekdikti, Mohammad Nasir (tengah) didampingi Wakil Gurbernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf dan Dirjen Penguatan Inovasi, Jumain Appe saat membuka Inovator Inovasi Indonesia Expo 2017 di Grand City Surabaya, Kamis (19/10). Foto Timeh Harahap/Kemenristekdikti

Technology-Indonesia.com - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menggelar Inovator Inovasi Indonesia Expo (I3E) 2017 di Grand City Convex, Surabaya pada 19-22 Oktober 2017. Pameran di pusat perbelanjaan ini bertujuan mendekatkan inovasi ke masyarakat.
 
Menristekdikti, Mohamad Nasir menuturkan, pameran I3E merupakan upaya memperkenalkan dan memperlihatkan pada masyarakat luas bahwa Indonesia memiliki startup yang mampu menghasilkan produk-produk bermutu dan berdaya saing. Perhelatan ini juga bertujuan menumbuhkan iklim yang kondusif bagi pengembangan inovasi di tanah air.
 
“Lebih penting lagi, karya inovasi harus dipertemukan dengan dunia bisnis agar memberi nilai tambah dan menjaga kesinambungan inovasi. Tanpa kolaborasi dengan bisnis, karya inovasi hanya akan dicatat di laboratorium atau kampus tanpa memberi manfaat nyata bagi masyarakat maupun inovatornya,” tutur Menristekdikti saat membuka pameran I3E di Surabaya, Kamis (19/10/2017).
 
Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM, 2016) menunjukkan, pertumbuhan entrepreneur Indonesia masih sangat kecil yaitu 1,6% dari populasi penduduk Indonesia. Di negara-negara ASEAN, seperti Singapura, jumlah wirausahanya tercatat sebanyak 7% dari jumlah penduduk. Sedangkan Malaysia 5%, Thailand 4,5%, dan Vietnam 3,3%. 
 
"Sudah saatnya Indonesia harus berlari cepat untuk mengejar ketertinggalan," ucap Menristekdikti.
 
Untuk itu, Direktorat Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT), Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi, Kemenristekdikti secara konsisten berupaya menumbuhkan, membina, memfasilitasi, dan mengembangkan PPBT atau startup inovasi teknologi di Indonesia. Startup tersebut mendapatkan seed funding berupa intensif dan program pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM). 
 
"Pemerintahan Indonesia saat ini memiliki target mencetak 1000 startup dan telah dimulai," ungkapnya. 
 
Melalui program insentif sejak 2015, Kemenristekdikti kini telah mengembangkan 661 startup baru. Startup yang didukung Kemenristekdikti tahun 2015 berjumlah 52 startup, 2016 berjumlah 151 startup, dan 2017 berjumlah 458 startup. 
 
Ekshibisi yang diikuti 457 startup inovasi teknologi ini akan menjadi wahana strategis untuk menjembatani produk-produk yang siap komersil dari para startup dengan para investor yang tertarik untuk berinvestasi, memproduksi dan memasarkan produk.
 
Selain pameran, peserta mendapat kesempatan meningkatkan kapasitas dan menggali kesempatan berbisnis. Selama pameran, diadakan seminar dan talk show, diantaranya mengenai branding, online marketing, paten dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), standar mutu,  serta strategi menembus pasar ritel modern. Di sesi terakhir, Walikota Surabaya Tri Rismaharini akan memaparkan langkah-langkah Pemkot Surabaya dalam inovasi untuk menggerakkan kewirausahaan bagi generasi muda. 
 
Peserta juga bisa bertemu dan mempresentasikan karyanya di hadapan investor dari berbagai perusahaan keuangan dalam sesi Business Pitching. Bagi mahasiswa dan masyarakat umum diadakan Kompetisi Inovasi Perguruan Tinggi dan Masyarakat. 
 
“Harapan Kami, setelah mengikuti expo ini, peserta mendapat bekal untuk membangun aspek bisnis dari inovasi yang dirintis. Ini penting agar ada insentif bagi masyarakat untuk terus mengembangkan inovasi,” pungkas Menristekdikti. 
 
 

Artikel Terkait

Umum

article thumbnail Ecodome, Wahana Baru di Kebun Raya Bogor
Rabu, 15 November 2017 | Setiyo Bardono

Ecodome, wahana baru di Kebun Raya Bogor (Foto Humas LIPI)   Technology-Indonesia.com - Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PKT...

Review

article thumbnail Memperbesar Peluang Energi Baru Terbarukan
Jumat, 19 Maret 2010

  “Sudah ditargetkan melalui Perpres No 5/2006 untuk mengurangi penggunaan minyak bumi. Namun,  hingga saat ini, belum ada action plan pemerintah kendati secara kebijakan atau regulasi...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailMenristek: SINas Iptek Dukung Pertumbuhan Ekonomi
22/08/2010 | Setiyo Bardono

Menristek Suharna Surapranata menegaskan bahwa pembentukan Sistem Inovasi Nasional (SINas) tidak bisa ditawar-tawar lagi. Untuk itu, perlu segera dibangun SINas yang berbasis pada Sistem Nasional Ipte [ ... ]


Artikel Lainnya
Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek