Homepage
Resensi
article thumbnailIndeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia

  Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Sebelas Institusi Deklarasikan Konsorsium Riset Samudera

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
alt
 
Jakarta, Technology-Indonesia.com – Sebelas kementerian/lembaga dan universitas sepakat mendeklarasikan Konsorsium Riset Samudera, di Jakarta, Selasa (26/9/2017). Konsorsium ini akan berperan menformulasikan tema riset multidimensional yang didukung oleh infrastruktur riset melalui kemitraan antar lembaga sesuai dengan tupoksi dan kepakaran. 
 
Optimalisasi sumber daya kemaritiman menjadi salah satu prioritas utama pemerintah saat ini. Keberhasilan optimalisasi itu harus didukung harmonisasi program riset samudera nasional yang didukung oleh infrastruktur riset dan tata kelola lintas lembaga. 
 
Institusi yang terlibat dalam konsorsium antara lain Kemenko Bidang Kemaritiman, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Universitas Sriwijaya, Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Institut Pertanian Bogor (IPB).
 
Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI, Zainal Arifin mengatakan salah satu program Konsorsium Riset Samudera adalah memiliki roadmap berbasis output yang perlu dicapai dalam jangka waktu dekat (2018-2021). 
 
“Keberadaan konsorsium ini penting sebab Indonesia sebagai negara maritim yang besar membutuhkan peran strategis dan kontribusi iptek kelautan dalam konteks pembangunan nasional dan daya saing bangsa,” ungkapnya. 
 
Menurut Zainal iptek kelautan yang berkualitas membutuhkan pemahaman terpadu akan aspek geologi, fisika, biologi dan kimia laut. Pemetaan geologi laut yang komprehensif memiliki peran penting bagi pemanfaatan sumber daya alam dan mitigasi bencana.
 
Proses oseanografi fisik di kawasan laut Indonesia memiliki keunikan sebagai penentu bagi sirkulasi laut dan iklim global karena letaknya sebagai perantara dua samudera yaitu Pasifik dan Hindia. Kondisi demikian menempatkan Indonesia sebagai negara yang sangat kaya akan keanekaragaman hayati laut. 
 
Sumber daya bahari yang masif ini, lanjutnya, perlu dijaga dengan kesehatan laut yang mendukung agar dapat memberikan kontribusi yang optimal bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan bangsa kini dan ke depan.
 
Zainal memaparkan, Konsorsium Riset Samudera akan berperan untuk mendorong optimalisasi sumber daya laut bagi pembangunan nasional. Latar belakang keberadaan konsorsium antara lain karena riset samudera di Indonesia penting dilakukan untuk mendukung pembangunan dan daya saing riset nasional. Pelaksanaan riset samudera juga membutuhkan dukungan dana dan sarana, seperti kapal dan instrumentasinya, yang terstandar dan tersertifikasi. 
 
Latar belakang lainnya karena sarana riset kapal saat ini masih belum mampu menjawab kebutuhan riset samudera. Selain itu, perlunya pusat data sebagai pangkalan data untuk hasil riset samudera.
 
Kepala Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Dirhamsyah mengimbuhkan konsorsium ini membuka keterlibatan seluruh pemangku kepentingan yang terkait dengan riset samudera sehingga lebih maksimal. 
 
“Salah satu keluaran yang diharapkan adalah membangun dan mengelola Pusat Data Kelautan Nasional sebagai integrasi data hasil riset samudera di Indonesia,” pungkasnya.
 

Artikel Terkait

Umum

article thumbnail Inilah Penerima Apresiasi Lembaga Litbang 2017
Kamis, 14 Desember 2017 | Setiyo Bardono

  Jakarta-Teknology-Indonesia.com - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) kembali memberikan Apresiasi kepada Lembaga Penelitian dan...

Review

article thumbnail Dibalik Musibah Uji Coba Roket Kendali Lumajang
Rabu, 03 Februari 2010

  Minggu lalu, terbetik berita salah satu roket uji coba milik konsorsium dibawah Kementerian Riset dan Teknologi di wilayah Lumajang, Jawa Timur melenceng dari sasaran. Para wakil konsorsium yang...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailMenyambut Harteknas ke-20
10/08/2015 | Dedi Junaedi


Hari ini, 20 tahun lalu, Indonesia mencatat sejarah. Untuk pertama kalinya, sebuah pesawat komuter fly by wire  berhasil dibuat dan diterbangkan. Prototipe A-1, N-20 dengan sandi Gatotkaca, terbang m [ ... ]


Artikel Lainnya
Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek