Homepage
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

BPPT – SAAB Gelar Seminar Teknologi Pertahanan Bawah Air

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

alt

 
Jakarta, Technology-Indonesia.com – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan SAAB, perusahaan pertahanan dan keamanan dari Swedia menggelar seminar bersama pengembangan teknologi pertahanan bawah Air. Seminar ini mengukuhkan komitmen jangka panjang SAAB untuk Indonesia melalui perpanjangan kemitraan dengan BPPT serta Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan).   
 
Kepala Bagian Program dan Anggaran Pusat Teknologi Industri Hankam BPPT, Fadilah Hasim mengatakan penyelenggaraan seminar bersama ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan Memorandum of Understanding  (MoU) antara BPPT dan SAAB tentang “Development of Industrial Defense Technology Cooperation”. Seminar ini juga merupakan bagian dari kegiatan pengembangan inovasi teknologi desain wahana bawah air yang sedang dilaksanakan BPPT.
 
“Seminar ini diharapkan dapat menghimpun berbagai informasi mengenai potensi kerja sama dan alih teknologi di bidang teknologi pertahanan bawah air, sesuai dengan kebutuhan pengguna instansi terkait,” kata Fadilah di sela-sela seminar bersama BPPT-SAAB bertajuk “Achieving Defence Superiority through Underwater Defence Technology” di Jakarta, Selasa (29/8/2017).
 
SAAB Swedia, memiliki produk, layanan dan solusi terkemuka di dunia, mulai dari pertahanan militer sampai keamanan sipil. Portofolio produk SAAB mencakup banyak sistem pengembangan, dan pengembangan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) di Indonesia. SAAB juga memasok alat dan peralatan pertahanan (Alpalhan) berkinerja tinggi kepada TNI, antara lain peluru kendali dan radar.
 
Dalam seminar ini, SAAB memperkenalkan teknologi Naval Combat Systems, Radar untuk laut dan darat, Sistem Rudal, Sistem Peringatan Dini Pertahanan Udara (Erieye), Air Command and Control dan Tactical Data Links, di samping topik khusus teknologi petahanan bawah air, seperti teknologi kapal selam, sistem pendeteksi bawah air, serta sistem pendukung terkait lainnya.
 
Berdasarkan sistem solusi terbuka, SAAB menawarkan alih tekologi dan kerja sama industri untuk memastikan peningkatan kemampuan dalam negeri untuk dukungan, modifikasi dan pengembangan lebih lanjut.
 
“BPPT dengan SDM yang kompeten di berbagai bidang teknologi, pengalaman dan fasilitas pengujian, diharapkan dapat menjadi mitra dalam proses alih teknologi (TOT), baik bersama dengan  lembaga litbang yang memiliki resep-resep teknologi, industri yang membuat produk-produk teknologi, dan pengguna yang memanfaatkan produk-produk teknologi tersebut,” ungkap Fadilah.
 
Anders Dahl, Head of SAAB Indonesia mengatakan sejak tahun 2015, SAAB telah membangun program pengembangan teknologi pertahanan dengan BPPT, dan kolaborasi akademis dengan UNHAN. BPPT, SAAB dan UNHAN telah menyelenggarakan sejumlah seminar untuk berbagi pengetahuan, meningkatkan pemahaman dan mengembangkan kemampuan di Indonesia.  Kemitraan ini memberikan pemahaman mengenai kemampuan pertahanan berteknologi tinggi di Indonesia seperti aeronautika, pemetaan, sistem rudal dan sistem bawah air.  
 
“Kemitraan berkelanjutan antara SAAB dengan BPPT dan UNHAN merupakan contoh penerapan 'triple helix' dimana industri, institusi akademis dan institusi pemerintahan bekerja sama untuk mencapai sesuatu yang lebih. SAAB memiliki tujuan untuk mengembangkan kemitraan di Indonesia dan berkolaborasi dengan lebih banyak institusi dan lebih banyak lagi aktivitas positif di sini," pungkasnya.
 
 
 

Artikel Terkait

Umum

article thumbnail Politeknik Industri Logam Morowali Jadi Pusat Inovasi Berbasis Nikel
Selasa, 19 September 2017 | Setiyo Bardono

Technology-Indonesia.com -  Politeknik Industri Logam Morowali digadang menjadi pusat inovasi teknologi dan pengembangan produk berbasis nikel. Sekolah tinggi vokasi yang...

Review

article thumbnail Memperbesar Peluang Energi Baru Terbarukan
Jumat, 19 Maret 2010

  “Sudah ditargetkan melalui Perpres No 5/2006 untuk mengurangi penggunaan minyak bumi. Namun,  hingga saat ini, belum ada action plan pemerintah kendati secara kebijakan atau regulasi...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnail20 Indikasi Geografis Bersertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)
22/08/2013 | Albarsah

Saat ini sudah terdaftar sertifikat HAKI 20 komoditas di Indonesia berupa indikasi geografis. Pengakuan ini sangat penting karena bisa berpenggaruh dari sisi ekonomi. Direktur Jenderal Hak Kekayaan I [ ... ]


Artikel Lainnya
Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek