Homepage
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Pemenang Lomba Penulisan, Foto, dan Media Massa untuk Publikasi Inovasi Iptek 2017

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

alt

Jakarta, Technology-Indonesia.com - Lomba Penulisan, Foto, dan Media Massa untuk Publikasi Inovasi Iptek 2017 telah memasuki babak akhir. Setelah batas akhir pengiriman naskah dan foto pada 17 Juli 2017, Dewan Juri telah selesai melaksanakan penilaian dan penentuan pemenang lomba. Penjurian akhir dilaksanakan pada 2 Agustus 2017 di Gedung Kemenristekdikti, Senayan Jakarta.

Dewan Juri Lomba Penulisan Artikel Iptek 2017 terdiri dari Agus Puji Prasetyono (Staf Ahli Bidang Relevansi dan Produktivitas Kemenristekdikti), Siswanto Rusdi (Direktur National Maritime Institute/NAMARIN), serta pakar kelautan Subandono Diposaptono. Ketiga juri memberikan penilaian naskah berdasarkan pada bahasa, substansi, deskripsi, investigasi, serta analisa dan  solusi.

Dewan Juri Lomba Penulisan Artikel Iptek 2017 memutuskan pemenang Lomba Penulisan Artikel Iptek kategori wartawan yaitu juara pertama diraih oleh Virna Puspa Setyorini dengan judul artikel “Saat Antartika Mulai Berubah Hijau” dimuat di Antaranews.com, pada Minggu, 21 Mei 2017. Juara kedua diraih Gugum Rachmat Gumilar dengan artikel “Pangandaran dan Jala yang Merindu Ikan” (Pikiran Rakyat Online, 16 Juli 2017).  Sementara, Prihati Puji Utami dengan artikel “Berkat Pagrak, Panen Garam Jadi Lebih Murah” (Merdeka.com, 16 Juli 2017) meraih juara ketiga.

Para pemenang Lomba Penulisan Artikel Iptek 2017 kategori wartawan berhak mendapat piala, piagam, dan uang tunai Rp 7.000.000,- (juara pertama), Rp 5.000.000,- (juara kedua), dan Rp 3.000.000,- (juara ketiga).

Untuk Lomba Penulisan Artikel Iptek 2017 kategori penulis umum, juara pertama diraih oleh Sri Warso Wahono, seorang pelukis dan budayawan, dengan artikel “Menangkap Sarang Angin” (Koran Kompas, 4 Juli 2017). Juara kedua diraih Andhika Rakhmanda, Pegiat Forum Kajian Perikanan UGM, dengan artikel “Kaji Kebijakan Perikanan” (Koran Kompas, 25 Februari 2017). Juara ketiga diraih Hendra Sugandhi, Sekjen Asosiasi Tuna Indonesia (ASTUIN) dengan artikel “Paradoks Kebijakan Tuna” (Koran Kompas, 3 Desember 2016)

Para pemenang Lomba Penulisan Artikel Iptek 2017 kategori penulis umum berhak mendapat piala, piagam, dan uang tunai Rp 5.000.000,- (juara pertama), Rp 3.000.000,- (juara kedua), dan Rp 2.000.000,- (juara ketiga)

Dewan Juri Lomba Foto Iptek 2017 terdiri dari Bambang Setiadi (Ketua Dewan Riset Nasional), Itta Wijono (fotografer senior), dan Ardito M Kodijat (Program Officer Unesco). Penilaian foto berdasarkan pada kriteria mengilustrasikan kemaritiman, unsur human interest, originalitas objek, komposisi, serta aspek warna, pencahayaan, dan teknik foto.

Dewan Juri lomba foto sepakat menetapkan para pemenang Lomba Foto Iptek 2017 kategori pewarta foto yaitu juara pertama diberikan kepada Maman Sukirman dengan judul foto “Rehabilitasi Terumbu Karang” (Koran Sindo, 7 Juni 2017).  Juara kedua diraih Hariandi Hafid dengan foto “Meneliti Mangrove” (www.beritagar.id, 30 April 2017). Dan juara ketiga diraih Bahauddin Raja Baso dengan judul foto “Pulang Melaut” (Fajaronline.com, 15 Juli 2017).

Para pemenang Lomba Penulisan Foto Iptek 2017 kategori pewarta foto berhak mendapat piala, piagam, dan uang tunai Rp 5.000.000,- (juara pertama), Rp 3.000.000,- (juara kedua), dan Rp 2.000.000,- (juara ketiga).

Untuk kategori umum Juara Lomba Foto Iptek 2017 diraih Siti Zulfa Husna, Mahasiswa Universitas Mataram dengan judul foto “SDM dan Pengetahuan Sejak Dini tentang Indonesia sebagai Negara Maritim” (http://sitizulfahusna.blogspot.co.id, 14 Juli 2017). Siti Zulfa berhak mendapat piala, piagam, dan uang tunai Rp 2.500.000,-.

Sementara Dewan Juri Apresiasi Media untuk Publikasi Inovasi Iptek 2017 terdiri dari Satrio Arismunandar (Aliansi Jurnalis Independent), Rita Sri Hastuti (Persatuan Wartawan Indonesia), dan Munawir (Kabag Humas Kemenristekdikti).

Penilaian media massa berdasarkan pada kriteria kuantitas, rubrik iptek, kemaritiman, dan bahasa dalam kurun waktu Agustus 2016 – Juni 2017. Dewan Juri Apresiasi Media untuk Publikasi Inovasi Iptek 2017 memutuskan memberikan Apresiasi Media 2017 kepada Okezone.com.

Penyerahan hadiah telah dilaksanakan pada Malam Apresiasi Budaya Iptek 2017 di Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan. Pada kesempatan tersebut Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir menyerahkan Piala Bergilir untuk juara pertama Lomba Penulisan Artikel Iptek 2017 Kategori Wartawan dan Penulis Umum.

Lomba yang diselenggarakan Kemenristekdikti bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (MAPIPTEK) ini, mendapat dukungan dari Pusat Pelayanan Teknologi (Pusyantek) – BPPT, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, PT Indofood Sukses Makmur (Tbk), dan Teh Botol Sosro.

Selamat kepada para pemenang. Sampai bertemu lagi pada penyelenggaraan lomba-lomba berikutnya.

 

Artikel Terkait

Umum

article thumbnail 25 Tahun Hubungan Bilateral Indonesia-Armenia
Kamis, 21 September 2017 | Setiyo Bardono

  Technology-Indonesia.com - Perayaan Hari Kemerdekaan Armenia ke 26 yang jatuh pada 21 September bertepatan dengan peringatan ke 25 hubungan bilateral Indonesia dan...

Review

article thumbnail Memperbesar Peluang Energi Baru Terbarukan
Jumat, 19 Maret 2010

  “Sudah ditargetkan melalui Perpres No 5/2006 untuk mengurangi penggunaan minyak bumi. Namun,  hingga saat ini, belum ada action plan pemerintah kendati secara kebijakan atau regulasi...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailMenguak Misteri Tragedi AirAsia
21/08/2015 | Dedi Junaedi

Apa yang terjadi dengan Air Asia QZ8501? Mengapa pesawat itu jatuh, apakah masalah teknis atau human error? Sampai hari ke-15 semuanya masih misteri. Black box yang diharapkan segera bisa menguak keja [ ... ]


Artikel Lainnya
Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek