Homepage
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    BPPT Akan Gelar Kongres Teknologi Nasional 2017

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
     
    Jakarta, technology-indonesia.com – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan menggelar Kongres Teknologi Nasional (KTN) 2017 di Jakarta pada 17-19 Juli mendatang. KTN 2017 merupakan forum pertemuan para pengambil keputusan dan pakar baik dari kalangan pemerintah, BUMN, swasta, maupun para praktisi nasional dan internasional. 
     
    Deputi Bidang Teknologi Informasi, Energi, dan Material (TIEM) BPPT, Hammam Riza mengatakan KTN 2017 bertujuan menyiapkan rekomendasi teknologi dalam rangka mendukung pengembangan industri nasional, peningkatan daya saing dan kemandirian bangsa melalui pengembangan inovasi teknologi. Hal ini sesuai program pemerintah yang tertuang dalam Nawacita dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahap III 2015-2019. 
     
    “KTN 2017 difokuskan pada tiga bidang teknologi, yaitu kesehatan, teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta transportasi dan kesehatan,” papar Hammam saat konferensi pers KTN 2017 di Jakarta, Rabu (21/6/2017).
     
    Hammam yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia KTN mengatakan masih lemahnya peran dan eksistensi inovasi teknologi dalam mendukung perkembangan industri nasional, pada hakikatnya tidak terlepas dari permasalahan Sistem Regulasi Teknologi Nasional dan hubungan kemitraan dengan industri terkait.
     
    Permasalahan lain yaitu Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Sisnas Iptek) dalam mendukung ekonomi berlandaskan Iptek (knowledge based economy) belum terimplementasi dengan baik dalam berbagai sektor. “Demikian halnya penerapan dan penguasaan teknologi dalam mengatasi rendahnya daya saing produk masih terbatas dan perlu dicarikan solusinya,” ungkap Hammam.
     
    Untuk itu, lanjutnya, KTN 2017 akan menghadirkan para pakar dan praktisi di bidang kesehatan, TIK, dan transportasi dari kalangan akademisi, industri, maupun pemerintah. KTN 2017 juga akan menghadirkan pakar dari lembaga riset internasional seperti AIST-Jepang, KRIBB-Korea, PNORS Australia, ASEAN CIO Association, University of Queensland, dan principal technology provider lainnya.
     
    Pada kesempatan tersebut Hammam memaparkan berbagai kegiatan selama KTN 2017. Di bidang  teknologi kesehatan, akan diluncurkan Outlook Kesehatan yang berisi analisa kepakaran BPPT terkait permasalahan dan solusi teknologi di bidang kesehatan. Selain itu juga akan dilakukan pembahasan terkait arah kebijakan pemerintah dalam pengembangan dan kemandirian industri farmasi nasional, penguatan inovasi teknologi dalam pengembangan industri biofarmaka nasional, serta pengembangan industri alat kesehatan nasional.
     
    Di bidang TIK, materi penting yang akan dibahas adalah pengamanan infrastruktur TIK kritis dan data pemerintahan, TIK untuk sistem transportasi, serta inovasi TIK untuk mendukung kemandirian pengamanan data dan informasi. Selanjutnya di bidang transportasi akan membahas kebijakan transportasi untuk konektivitas dan logistik nasional, reaktualisasi dan revitalisasi peran perkeretaapian dalam transportasi nasional, serta peluang transportasi perkotaan.
     
    KTN 2017 merupakan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) BPPT ke-39 dan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas). Hammam berharap melalui KTN 2017, BPPT dapat menghasilkan rekomendasi solusi teknologi yang terbaik untuk Indonesia.
     
     
     

    Umum

    Cegah Korupsi Sistemik, Tiga Lembaga Matangkan Penerapan SNI ISO 37001
    Jumat, 23 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (tengah) bersama Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi dan Kepala BSN Bambang Prasetya dalam pertemuan di Gedung Bina Graha, Jakarta, pada Jumat (23/2/2018)....

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Info Produk
    WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

    WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

    ...
    Senin, 03 Juni 2013 14:45

    Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

    P...
    Minggu, 05 April 2015 14:09

    Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

     ...
    Sabtu, 12 September 2015 23:41
    Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

    Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

    ...
    Jumat, 04 Desember 2015 16:29
    Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

    Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

    ...
    Kamis, 10 Desember 2015 12:12
    Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

    Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

    ...
    Senin, 25 Januari 2016 23:07
    BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

    BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

    ...
    Senin, 01 Februari 2016 11:21
    Angket
    Artikel Apa Yang Anda Sukai?
     
    iklanmapiptek