Homepage
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

SDM Handal Kunci Keberhasilan Ekonomi Indonesia

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
alt
Jakarta-technology-indonesia.com - Sumber daya manusia (SDM) yang handal dalam memanfaatan sains dan teknologi menjadi kunci penting keberhasilan ekonomi Indonesia. SDM handal juga diperlukan guna memenangkan persaingan global.
 
"Indonesia harus bergerak lebih cepat menuju knowledge based economy untuk mencapai keadilan dan kemakmuran," kata Iskandar Zulkarnain, Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam 2nd Thee Kian Wie Lecture Series di Jakarta, Rabu (26/4/2017). Kegiatan ini mengangkat tema “Memperkuat Peranan APBN dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia.”
 
Menurut Kepala LIPI, secara garis besar Thee Kian Wie menyebutkan bahwa Indonesia memerlukan SDM yang berkualitas untuk mencapai kemakmuran. "SDM yang handal bisa membuat kita menguasai teknologi untuk kemajuan ekonomi," lanjutnya.
 
Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK) LIPI, Tri Nuke Pudjiastuti menambahkan belajar dari studi yang dilakukan Thee Kian Wie, untuk pembangunan ekonomi yang madani sangat memerlukan SDM yang berkualitas dan mumpuni. "Kemampuan untuk melakukan investasi dan produksi juga diimbangi dengan kemampuan SDM mengadakan perubahan kecil, pemasaran, dan perubahan besar. Tindakan tersebut menuntut diperlukannya SDM yang handal," tukasnya.
 
Menurut Nuke, sumber daya manusia, iptek, dan inovasi merupakan pilar pembentuk daya saing bangsa. Pemerintah telah memberikan perhatian besar terhadap pendidikan dengan memberikan alokasi anggaran 20% dari belanja publik. 
 
Namun menurut data Bank Dunia tahun 2017, porsi anggaran pendidikan terhadap produk domestik bruto (PDB) sebetulnya menunjukkan penurunan dari sekitar 3,5% pada 2010 menjadi 3% pada 2016. Demikian juga porsi untuk kesehatan dan gizi yang tidak banyak bergerak di tingkat 1,1% dari PDB antara 2010-2014.
 
Walaupun Indonesia dalam Global Compatitiveness Index memiliki peringkat yang baik yaitu 37 dari 140 negara, namun Indonesia masih relatif tertinggal dalam 12 pilar pembentuk daya saing. “Pilar ke-empat yaitu Kesehatan dan Pendidikan, ranking Indonesia relatif rendah yaitu 80/140. Sementara pilar ke-lima yaitu pendidikan tinggi dan pelatihan peringkatnya 65/140,” lanjutnya.
 
Nuke juga memaparkan bahwa skor kemampuan murid usia 15 tahun dalam bidang ilmu pengetahuan, membaca, dan matematika yang dilakukan PISA (Program for International Student Assesment) mengindikasikan posisi Indonesia relatif tertinggal dibandingkan negara tetangga seperti Singapura, Thailand, dan Vietnam.
 
“Tantangan yang dihadapi di sektor SDM perlu segera dipecahkan. Penting melakukan pembangunan SDM secara broad base (meluas) khususnya dalam kelompok sosial-ekonomi-geografis yang dapat mengambat pecapaian kesempatan yang merata,” terang Nuke.
 
Walaupun posisi SDM di Indonesia relatif tertinggal, pilar ke-12 dari Indeks Daya Saing Global yaitu inovasi memperlihatkan posisi Indonesia yang menjanjikan di peringkat 30/140. Posisi ini lebih baik dibandingkan Tiongkok, India, Filipina, Thailand, dan Vietnam.
 
"Jika SDM Indonesia dapat terus dikelola dan dikembangkan, maka cita-cita para pendiri bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur akan segera terwujud. Bahkan Indonesia dapat mengambil peranan lebih berarti untuk memajukan kesejahteraan bangsa-bangsa di dunia," pungkasnya.
 
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber yaitu Sri Murtiningsih Setyo Adioetomo (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia), Chris Manning (Australian National University), dan Latif Adam (Pusat Penelitian Ekonomi LIPI).
 
 

Artikel Terkait

Umum

article thumbnail Politeknik Industri Logam Morowali Jadi Pusat Inovasi Berbasis Nikel
Selasa, 19 September 2017 | Setiyo Bardono

Technology-Indonesia.com -  Politeknik Industri Logam Morowali digadang menjadi pusat inovasi teknologi dan pengembangan produk berbasis nikel. Sekolah tinggi vokasi yang...

Review

article thumbnail Memperbesar Peluang Energi Baru Terbarukan
Jumat, 19 Maret 2010

  “Sudah ditargetkan melalui Perpres No 5/2006 untuk mengurangi penggunaan minyak bumi. Namun,  hingga saat ini, belum ada action plan pemerintah kendati secara kebijakan atau regulasi...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailM-RNA untuk Menambah Umur Biologis
20/08/2015 | dedi junaedi

Belakangan kian banyak muncul penyakit degeneratif dan gejala penuaan (aging). Bagaimana menyembuhkannya, apakah ada solusi ampuh mengatasinya? Mungkinkah manusia bisa menambah umur biologisnya? Ini  [ ... ]


Artikel Lainnya
Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek