Homepage
Resensi
article thumbnailIndeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia

  Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

BSN Resmikan Kantor Layanan Teknis di Makassar

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

alt

Kepala BSN, Bambang Prasetya saat meresmikan Kantor Layanan Teknis (KLT) di Makassar, Kamis (13/04/2017). Foto Humas BSN

 
Technology-indonesia.com - Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Bambang Prasetya meresmikan Kantor Layanan Teknis (KLT) di Graha Pena, Makassar, Kamis (13/04/2017). KLT – BSN ini akan memberikan berbagai layanan di bidang standardisasi dan penilaian kesesuaian terutama untuk pelaku usaha serta masyarakat yang ingin menerapkan SNI. Keberadaan KLT diharapkan akan mempererat hubungan dengan pemangku kepentingan di daerah. 
 
“Pendirian KLT juga untuk menunjang pembangunan dan pengembangan daerah dalam hal standardisasi dan penilaian kesesuaian salah satunya dengan mengadakan pendidikan dan pelatihan kepada masyarakat,” ujar Kepala Biro Hukum, Organisasi dan Humas BSN, Budi Rahardjo. Dengan KLT, BSN bisa memfasilitasi dan menyediakan konsultasi bagi pemangku kepentingan terkait dengan standardisasi, akreditasi, dan sertifikasi.
 
Pendirian KLT di Makassar telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI. “Layanan KLT merupakan bagian dari layanan BSN secara nasional sehingga masyarakat daerah tidak perlu ke Jakarta,” lanjut Budi. Di KLT, BSN menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung layanan, serta kegiatan-kegiatan seperti pelatihan, bedah buku, dan sebagainya.
 
“Untuk saat ini, kantor BSN hanya berlokasi di Jakarta. Dengan cakupan wilayah seluruh Indonesia, tentunya BSN membutuhkan kerjasama dengan pemangku kepentingan dan kantor layanan BSN di daerah yang mempermudah masyarakat dalam mendapatkan layanan dari BSN,” kata Budi.
 
Hingga saat ini, BSN telah menandatangani kerjasama dengan 40 Pemerintah Daerah dan Instansi Pusat serta 41 Perguruan Tinggi di Indonesia. Diantaranya kerjasama dengan Pemprov Sulawesi Selatan dan Universitas Hasanuddin. “Pendirian KLT di Makassar sangat tepat mengingat pada tahun lalu, telah dideklarasikan Gerakan Sulawesi Selatan Ber-SNI dan Peningkatan Ekspor 3 Kali Lipat,” ujar Budi.
 
BSN juga berencana akan meresmikan rintisan Unit Pelayan Teknis (UPT) di Palembang, Sumatera Selatan pada 26 April mendatang.
 
Pameran IQE 
 
Selain pendirian KLT, BSN akan menggelar event besar di Makassar yaitu pameran Indonesia Quality Expo (IQE) ke-5 pada 24 – 26 Oktober 2017. Sebelumnya pameran IQE ke-1 sampai 4 diselenggarakan di Jakarta. "Untuk tahun ini, kami ingin laksanakan di daerah agar IQE dapat bergema hingga seluruh Nusantara,” kata Budi.
 
Pameran akan dimeriahkan dengan berbagai acara diantaranya Seminar Nasional Standardisasi, Pertemuan dan Presentasi Ilmiah Standardisasi (PPIS), Pertemuan Teknis Laboratorium dan Lembaga Inspeksi, Temu Masyarakat Standardisasi Indonesia (MASTAN), dan lain-lain.
 
Melalui pameran IQE, para pemangku kepentingan dapat saling bertukar informasi mengenai perkembangan standardisasi dan penilaian kesesuaian serta bertransaksi. "Banyak informasi yang didapat di pameran, pengunjung juga bisa membeli produk ber-SNI. Di stand BSN akan ada Klinik Standardisasi secara gratis,” pungkasnya.
 
 

Artikel Terkait

Umum

article thumbnail DRN Sampaikan Naskah Akademik untuk Undang-Undang Inovasi
Kamis, 23 November 2017 | Setiyo Bardono

Ketua Dewan Riset Nasional (DRN), Bambang Setiadi dalam Seminar Nasional bertema “Inovasi, Invensi, dan Komersialisasi Teknologi untuk Meningkatkan Daya Saing Nasional” di Hotel...

Review

article thumbnail Kembali Menanti Energi Alternatif
Jumat, 19 Maret 2010

Hal itu, lanjut dia, semakin menaikkan ketergantungan Indonesia kepada BBM  untuk sektor transportasi. "Padahal, sekitar 60 persen BBM diserap sektor transportasi," ujarnya.

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailInovasi Teknologi untuk Mendukung Swasembada Pangan
21/08/2015 | Dedi Junaedi

Swasembada pangan telah menjadi isu penting pada setiap era pemerintahan di Indonesia. Orde Baru, misalnya, amat gencar mengejarnya lewat program Panca Usaha Tani, Bimmas dan  Insus. Hasilnya, swasem [ ... ]


Artikel Lainnya
Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek