Homepage
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    PUI Potensial Dikembangkan Menjadi Science Techno Park

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
    Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti, Patdono Suwignjo, didampingi Direktur Lembaga Litbang Kemenristekdikti, Kemal Prihatman saat Raker Pengembangan PUI 2017. 
     
    JAKARTA - Pusat Unggulan Iptek (PUI) sangat potensial untuk dikembangkan menjadi Science Techno Park (STP) yang bertugas mengembangkan hasil-hasil penelitian inovatif  menjadi bisnis. PUI memiliki pengalaman bagaimana cara menghilirkan penelitian inovatif tersebut.
     
    Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti, Patdono Suwignjo menyampaikan bahwa STP memerlukan suplai penelitian inovatif agar dapat dikembangkan menjadi bisnis. Tanpa adanya penelitian inovatif yang siap dihilirkan, mustahil STP tersebut bisa berkembang.
     
    "Penyuplai input ini adalah lembaga-lembaga penelitian yang sudah maju yang kita sebut sebagai Pusat Unggulan Iptek," kata Patdono dalam Rapat Kerja Pengembangan PUI 2017 di Jakarta, Rabu (8/2/2017).
     
    Dikatakan sudah maju, lanjut Patdono, karena PUI merupakan lembaga penelitian yang spesifik meneliti satu topik yang melibatkan berbagai pihak dari perguruan tinggi, LPNK, perusahaan atau kementerian lain. Tidak hanya berhenti di penelitian, PUI yang mandiri harus berhasil menghilirkan paling tidak satu hasil penelitian. 
     
    Patdono menerangkan, jika hasil penelitian yang bisa dihilirkan itu banyak, maka PUI itu akan mudah kita kembangkan menjadi STP. Untuk menjadi STP yang harus dilakukan adalah membesarkan bisnis proses melalui inkubasi dan teknologi transfer. STP yang akan melakukan inkubasi calon pengusaha yang akan memproduksi dan memasarkan hasil penelitian di PUI. Kalau sukses, pengusaha tersebut akan spin off dari STP untuk menjadi Pengusaha Pemula Berbasis Teknologi.
     
    "Kalau membangun STP dari awal, maka kita kesulitan siapa yang akan mensuplai penelitian inovatif. siapa yang akan mendampingi penelitian ini menjadi bisnis," ungkapnya.
     
    Menurut Patdono, saat ini telah terbangun 60 STP yang menjadi bagian dari 100 STP sesuai RPJMN. STP tersebut dievaluasi kesiapannya menjadi STP mandiri dari ketersediaan anggaran maupun suplai penelitian inovatif. “Maka kita putuskan secara nasional hanya 22 dari 60  STP yang akan diteruskan menjadi STP mandiri. STP lainnya tetap akan kita dampingi menjadi calon STP pada 2024,” terang Patdono.
     
    Di samping STP yang telah ditetapkan lokasinya oleh RPJMN, Kemenristekdikti juga membina PUI terutama yang ada di perguruan tinggi dan LPNK yang sudah siap menjadi STP. Selain STP yang sudah ditetapkan RPJMN, Kemenristekdikti mengembangkan STP di IPB, ITB, UGM, serta Pusat Penelitian Kakao dan Kopi di Jember, Jawa Timur. 
     
    Patdono berharap semua PUI yang dikembangkan bisa menjadi STP. “Target nasional PUI sudah tercapai, tetapi kita boleh puas dan berhenti, PUI harus terus dikembangkan supaya bisa menghasilkan beragam inovasi,” pungkasnya.
     
     
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Info Produk
    WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

    WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

    ...
    Senin, 03 Juni 2013 14:45

    Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

    P...
    Minggu, 05 April 2015 14:09

    Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

     ...
    Sabtu, 12 September 2015 23:41
    Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

    Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

    ...
    Jumat, 04 Desember 2015 16:29
    Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

    Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

    ...
    Kamis, 10 Desember 2015 12:12
    Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

    Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

    ...
    Senin, 25 Januari 2016 23:07
    BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

    BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

    ...
    Senin, 01 Februari 2016 11:21
    Angket
    Artikel Apa Yang Anda Sukai?
     
    iklanmapiptek