Homepage
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Penerapan SNI Tingkatkan Daya Saing Industri Pelumas

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    alt

    JAKARTA - Pelumas merupakan komoditi sangat penting dan strategis karena langsung berhubungan dengan penggerak ekonomi Indonesia. Mesin pada kendaraan maupun industri tidak bisa berjalan tanpa pelumas. Karena itu, Badan Standardisasi Nasional (BSN) menetapkan beberapa SNI terkait produk pelumas.

    Kepala BSN, Bambang Prasetya mengatakan penetapan Standar Nasional Indonesia (SNI) minyak pelumas bertujuan melindungi konsumen dari produk-produk yang tidak sesuai dengan spesifikasi. “SNI menawarkan untuk meningkatkan kepercayaan yang tinggi dan keselamatan,” ungkap Bambang pada acara Ngobrol Bareng Santai (Ngobras) SNI di Kantor BSN, Jakarta, Selasa (7/2/2017). 

    Menurut Kepala BSN, tidak ada cara yang lebih baik untuk melindungi konsumen selain melalui penerapan SNI. Sebab, SNI dirumuskan dan dikaji oleh para pakar melalui studi berbagai referensi termasuk standar-standar internasional. “SNI yang keluar adalah standar terbaik karena sudah melalui proses panjang,” lanjutnya.

    Selain itu, proses untuk mendapatkan SNI tidak mudah karena harus melalui sistem penilaian kesesuaian. Produsen harus ke LSPro (Lembaga Sertifikasi Produk) yang telah diakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). Bahkan KAN sendiri secara berkala dievaluasi oleh lembaga internasional.

    Menurut Bambang, perusahaan-perusahaan di dalam negeri sudah mampu memproduksi pelumas dengan mutu tinggi. Dalam menghadapi pemberlakuan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), industri dalam negeri harus diperkuat agar bisa memasarkan dengan baik di pasar domestik, dan mampu bersaing di pasar MEA dan internasional. 

    Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Asosiasi Produsen Pelumas Indonesia (Aspelindo) Gigih Wahyu Hari Irianto mengatakan seluruh perusahaan yang tergabung dalam Aspelindo siap mendukung rencana pemerintah dalam pemberlakuan SNI Wajib untuk Pelumas. Penerapan SNI akan memberikan perlindungan konsumen atas produk pelumas yang ada di Indonesia. “Perlindungan konsumen harus menjadi tujuan akhir dari semua pelaku industri,” lanjutnya.

    Menurut Gigih, SNI Wajib pelumas harus diperjuangkan semaksimal mungkin. Sebab, Indonesia merupakan tumpuan pasar tidak hanya di kawasan regional bahkan dunia dengan market luar biasa menggiurkan dari sisi bisnis pelumas. Penerapan SNI akan memajukan serta meningkatkan daya saing industri dalam negeri dalam menghadapi MEA.

    Aspelindo memiliki anggota 17 perusahaan produsen pelumas ternama dengan kapasitas produksi 1,8 juta kilo liter pertahun. Potensi pasar di Indonesia sekitar 850 ribu kilo liter pertahun. Aspelindo akan terus mendorong anggotanya untuk menerapkan standar berlaku yang berlaku di Indonesia. 

    Sampai saat ini, BSN telah menetapkan 20 SNI pelumas untuk jenis minyak lumas hidrolik, motor bensin, motor diesel putaran rendah, sedang dan tinggi, industri, turbin, transmisi otomatis, dan lain-lain.  

    Berita terkait : Lindungi Konsumen dengan SNI Pelumas

     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Info Produk
    WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

    WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

    ...
    Senin, 03 Juni 2013 14:45

    Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

    P...
    Minggu, 05 April 2015 14:09

    Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

     ...
    Sabtu, 12 September 2015 23:41
    Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

    Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

    ...
    Jumat, 04 Desember 2015 16:29
    Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

    Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

    ...
    Kamis, 10 Desember 2015 12:12
    Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

    Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

    ...
    Senin, 25 Januari 2016 23:07
    BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

    BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

    ...
    Senin, 01 Februari 2016 11:21
    Angket
    Artikel Apa Yang Anda Sukai?
     
    iklanmapiptek