Homepage
Resensi
article thumbnailIndeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia

  Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Mahasiswa UGM Siapkan Ekspedisi Maritim di Sangihe

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

alt

Tim mahasiswa Departemen Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada (UGM) akan melakukan ekspedisi penelitian di perairan Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Ekspedisi bertajuk “UGM Maritime Expedition 2017” akan dilaksanakan pada 20-30 April 2017.

Ketua tim ekspedisi, Fuad Anshori mengatakan ekspedisi ini merupakan kegiatan penelitian arkeologi bawah air. Ekspedisi dilakukan untuk mengungkap potensi sejarah budaya maritim Sangihe dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan dan memperkuat identitas daerah Sangihe, serta memperkaya khazanah sejarah maritim Indonesia.   

“Saat perang pasifik pada perang dunia II, Sangihe menjadi area pertempuran antara Jepang dengan sekutu sehingga potensi tinggalan sejarah budaya maritim di Sangihe tinggi,” jelas Anshori, Selasa (3/1/2017).

Kegiatan dalam ekspedisi ini antara lain mensurvei potensi peninggalan sejarah di perairan sekitar Teluk Tahuna, Sangihe maupun di daratan Kepulauan Sangihe. “Kami akan melakukan survei di daratan Sangihe dan penyelaman di perairan Teluk Tahuna untuk survei peninggalan kapal yang tenggelam,” urainya.

Dalam ekspedisi yang diikuti 15 mahasiswa Arkeologi UGM ini juga akan menggelar diskusi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat. “Hasil ekspedisi akan kami paparkan dalam seminar sehari di salah satu perguruan tinggi kabupaten Sangihe,” terangnya.

Untuk mempersiapkan ekspedisi maritim tersebut, tim secara rutin melakukan latihan yang difokuskan pada survei bawah air berupa latihan penyelaman di kolam Umbul Ponggok, Klaten. Latihan penyelaman melingkupi survei pengukuran, dokumentasi tinggalan bawah air seperti kapal, keramik, dan lainnya.

Ekspedisi maritim 2017 ini merupakan kali pertama diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Arkeologi UGM. Rencananya, ekspedisi maritim ini akan diagendakan sebagai kegiatan tahunan.

“Ekspedisi ini diharapkan dapat mengangkat posisi Indonesia di mata maritim dunia dan sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam mendukung visi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” pungkasnya. Sumber Humas UGM

 

 

Artikel Terkait

Umum

article thumbnail DRN Sampaikan Naskah Akademik untuk Undang-Undang Inovasi
Kamis, 23 November 2017 | Setiyo Bardono

Ketua Dewan Riset Nasional (DRN), Bambang Setiadi dalam Seminar Nasional bertema “Inovasi, Invensi, dan Komersialisasi Teknologi untuk Meningkatkan Daya Saing Nasional” di Hotel...

Review

article thumbnail Kembali Menanti Energi Alternatif
Jumat, 19 Maret 2010

Hal itu, lanjut dia, semakin menaikkan ketergantungan Indonesia kepada BBM  untuk sektor transportasi. "Padahal, sekitar 60 persen BBM diserap sektor transportasi," ujarnya.

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailFGD Pakan Mandiri: Menuju Kedaulatan Pakan Ikan
21/08/2015 | Dedi Junaedi

Iklim sedang bersahabat ketika Workshop dan Focus Group Discussion (FGD) Pakan Mandiri ini diselenggarakan Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar, Bogor, Senin (23/2) lalu. Seharian penu [ ... ]


Artikel Lainnya
Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek