Homepage
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Sinkronisasi IG untuk Percepatan Kebijakan Satu Peta

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    Kemenko Bidang Perekonomian, Darmin Nasution bersama Kepala BIG, Priyadi Kardono

    JAKARTA - Badan Informasi Geospasial (BIG) mendapat mandat besar dari pemerintah untuk menyiapkan data informasi geospasial (IG) sehingga banyak kebijakan dapat dilaksanakan secara lebih baik. Karena itu diperlukan sinkronisasi semua pekerjaan sehingga sasaran yang diminta pemerintah kepada BIG dapat dilaksanakan.

    Hal tersebut disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Sofyan Djalil saat membuka Rakornas IG 2016 di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (27/4). Sofyan berharap, rakornas IG akan menghasilkan sinkronisasi kebijakan, kesamaan langkah di bidang IG dengan koordinasi BIG. Sehingga dalam waktu tidak terlalu lama, peta-peta yang diinginkan bisa terlaksana.

    Sofyan menyampaikan, ada beberapa kelemahan yang perlu dibenahi yaitu belum optimalnya koordinasi, belum terpenuhinya kualitas dan kuantitas data IG, serta belum ada akses dan distribusi data. Data yang telah dihasilkan Kementerian/Lembaga (K/L) dan pemerintah daerah masih dimanfaatkan secara sektoral.

    Mengenai sumber daya manusia di bidang survei dan pemetaan yang masih kurang, Sofyan mengatakan pekerjaan-pekerjaan ini bisa diprivatkan/swastakan. “Perguruan tinggi punya banyak tenaga ahli, BIG bisa memberikan sertifikasi,” lanjutnya.

    Dalam rangka menciptakan nilai tambah untuk bangsa, lanjut Sofyan, ada banyak hal yang terus kita perbaiki. Dahulu, masing-masing K/L membeli sendiri peta citra satelit. Sehingga peta yang sama dijual oleh vendor berkali-kali. “Berapa banyak uang negara yang habis,” ungkap Sofyan.

    Karena itu keluar Undang-Undang yang menyatukan agar hanya membeli peta citra satelit dari Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan). “Yang dibeli dari Lapan adalah milik republik. Siapa pun boleh pakai. Ternyata dengan biaya yang jauh lebih kecil, kita mendapatkan peta atau informasi yang sama,” lanjutnya.

    Menurut Sofyan, jika data IG sudah lebih bagus, nantinya proyek-proyek di Bappenas harus mencantumkan koordinat. “Maka semua akan sangat transparan dan mudah dimonitor. Kebijakan ekonomi dan pembangunan akan berhasil. Kita berada di era informasi teknologi yang begitu maju. Harusnya kita membuat kebijakan dengan cara yang efisien, lebih baik dan efektif,” pungkasnya.

    Satu Peta

    Kemenko Bidang Perekonomian, Darmin Nasution dalam sambutannya mengatakan pentingnya menyatukan satu peta untuk membuat referensi yang sama, peta dasar yang sama, supaya tidak ada tumpang tindih.

    Karena itu, Darmin mengharapkan setiap K/L terkait untuk memasukkan data dan informasi geospasial yang akurat ke dalam peta dasar yang telah dibuat BIG. “Kita harus buka dengan sukarela supaya dituangkan di dalam peta dasar agar kita bisa menggunakan peta yang sama itu. Hal ini sangat penting untuk perencanaan dan evaluasi,” lanjutnya.

    Dengan terbitnya Perpres nomor 9 Tahun 2016 tentang percepatan pelaksanaan Kebijakan Satu Peta (KSP), Darmin meminta agar setiap K/L menunjuk penanggungjawab untuk bukan hanya mengikuti tapi juga mengambil inisiatif dalam rencana aksi yang disusun. "Kalau setiap rapat koordinasi orangnya berubah banyak sekali pembicaraan yang harus diulang," Kata Darmin.

    Darmin juga berpesan kepada para peserta Rakornas agar mengajukan penganggaran kegiatan ini di K/L masing-masing agar tidak terjadi hambatan dalam pelaksanaan. Sebab program satu peta merupakan kebijakan prioritas nasional.

    Pelaksanaan KSP ini, menurut Darmin akan dimonitor dan di evaluasi melalui sistem monev di kantor staf presiden. “Tentunya Bappenas akan lebih memberi penilaian pada kinerja BIG,” lanjutnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Darmin menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo meminta mendahulukan peta untuk Kalimantan, karena berbagai persoalan seperti kebakaran hutan, lahan gambut, perkebunan dan lain-lain. “Karena itu dalam Rakornas ini harus dibuat rencana kerja untuk mensinkronkan dengan menyelesaikan peta Kalimantan sebagai prioritas pertama.”

     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Info Produk
    WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

    WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

    ...
    Senin, 03 Juni 2013 14:45

    Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

    P...
    Minggu, 05 April 2015 14:09

    Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

     ...
    Sabtu, 12 September 2015 23:41
    Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

    Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

    ...
    Jumat, 04 Desember 2015 16:29
    Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

    Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

    ...
    Kamis, 10 Desember 2015 12:12
    Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

    Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

    ...
    Senin, 25 Januari 2016 23:07
    BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

    BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

    ...
    Senin, 01 Februari 2016 11:21
    Angket
    Artikel Apa Yang Anda Sukai?
     
    iklanmapiptek