Homepage
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Kemenristekdikti Dorong Hilirisasi Produk Unggulan PUI

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
alt
 
JAKARTA - Hilirisasi adalah ujung dari kegiatan penelitian yang memiliki dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat dan perekonomian nasional. Hilirisasi ini terjadi tidak hanya karena kontribusi ristekdikti atau perguruan tinggi, tetapi kontribusi dari banyak elemen masyarakat. Untuk itu diperlukan persamaan persepsi dalam menggalang program-program strategis yang berujung pada hilirisasi.
 
Direktur Jenderal Kelembagaan Iptekdikti, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Patdono Suwignjo menyebutkan inovasi-inovasi yang dihasilkan di Indonesia belum banyak yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat. Untuk itu Kemenristekdikti memiliki sejumlah kebijakan guna meningkatkan hal tersebut dari sisi kelembagaan.
 
Salah satu upaya Kemenristekdikti untuk memperkuat inovasi dari sisi kelembagaan adalah melalui pengembangan Pusat Unggulan Iptek (PUI). “Selanjutnya, salah satu kapasitas yang dikembangkan dalam kerangka pembinaan PUI yakni kapasitas hilirisasi (disseminating capacity). Hilirisasi ini ditujukan untuk mendorong produk-produk PUI masuk dalam tataran industrialisasi,” kata Patdono saat membuka Workshop Menuju Hilirisasi Produk Unggulan Pusat Unggulan Iptek, di Gedung II BPPT, Jakarta, pada Selasa (13/12/2016). 
 
Lembaga-lembaga litbang yang akan menjadi PUI terlebih dahulu harus memiliki sejumlah kriteria baik itu dari aspek academic excellence (35%) serta komersialisasi dan pemanfaatan (65%). Penelitian yang dihasilkan lembaga litbang yang sudah masuk kategori Technology Readiness Level (TRL) tahap sembilan akan didampingi secara kelembagaan supaya dapat menjadi PUI. 
 
“Syarat menjadi PUI adalah menghasilkan satu produk yang berhasil diproduksi massal. Jika sudah banyak produk yang bisa dihasilkan maka bisa dibina menjadi Science Techno Park (STP),” jelas Patdono. PUI yang tahun ini ditetapkan menjadi STP adalah Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia di Jember, Jawa Timur. 
 
Salah satu upaya nyata dalam kapasitas pembinaan kelembagaan iptek dan dikti adalah fasilitasi dan asistensi teknis terkait penyiapan produk yang dilengkapi data dan informasi positioning produk menuju hilirisasi. Pemetaan positioning ini menjadi penting untuk mengetahui sejauhmana tingkat kesiapan produk unggulan tersebut.
 
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Lembaga Litbang Kemenristekdikti, Kemal Prihatman mengatakan saat ini komunitas lemlitbang yang dibina oleh Kemenristekdikti telah menghasilkan sekitar 230 produk dari 49 lembaga baik itu lembaga pemerintah, badan usaha maupun perguruan tinggi. 
 
Produk-produk tersebut berasal dari delapan bidang yang menjadi fokus utama yakni pangan dan pertanian, energi, transportasi, pertahanan, teknologi informasi dan komunikasi, kesehatan dan obat, material maju, dan maritim. “Dari delapan bidang fokus tersebut yang paling banyak adalah klaster pertanian pangan, dari 18 lembaga (pangan pertanian) terdapat sekitar 108 produk,” ujar Kemal. 
 
Workshop ini diharapkan dapat menghasilkan Peta Perkembangan Produk Unggulan yang dapat menjadi bahan masukan bagi tahapan selanjutnya. Serta dapat meneguhkan kembali semangat menuju lembaga litbang yang unggul, inovatif, dan berdaya saing.
 
 

Artikel Terkait

Umum

article thumbnail Ecodome, Wahana Baru di Kebun Raya Bogor
Rabu, 15 November 2017 | Setiyo Bardono

Ecodome, wahana baru di Kebun Raya Bogor (Foto Humas LIPI)   Technology-Indonesia.com - Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PKT...

Review

article thumbnail Kembali Menanti Energi Alternatif
Jumat, 19 Maret 2010

Hal itu, lanjut dia, semakin menaikkan ketergantungan Indonesia kepada BBM  untuk sektor transportasi. "Padahal, sekitar 60 persen BBM diserap sektor transportasi," ujarnya.

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailM-RNA untuk Menambah Umur Biologis
20/08/2015 | dedi junaedi

Belakangan kian banyak muncul penyakit degeneratif dan gejala penuaan (aging). Bagaimana menyembuhkannya, apakah ada solusi ampuh mengatasinya? Mungkinkah manusia bisa menambah umur biologisnya? Ini  [ ... ]


Artikel Lainnya
Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek