Homepage
Resensi
article thumbnailIndeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia

  Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Musim Kemarau Tiba, Pengelola Waduk Harus Hemat Air

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

Waduk

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan berdasarkan perhitungan statistik dan pertimbangan terhadap perkembangan dinamika atmosfer dan laut diperkirakan awal musim kemarau 2011 terjadi pada Juni dan Juli.

Daerah-daerah yang diperkirakan mengalami awal musim kemarau pada Juni dan Juli adalah Sumatera, Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua dan Papua Barat.Bahkan beberapa daerah di provinsi itu sudah memasuki musim kemarau sejak Maret lalu.

Daerah yang paling awal mengalami musim kemarau tersebut meliputi Bondowoso bagian utara, Situbondo, sebagian besar Banyuwangi. Sementara daerah lainnya yang masuk dalam wilayah Zona Musim (ZOM) akan memasuki kemarau pada Juni dan Juli bahkan beberapa daerah musim kemaraunya baru terjadi pada Agustus 2011.

Sifat musim kemarau tahun ini diperkirakan tidak terlalu kering atau cenderung normal. Hal itu berdasarkan  pantauan terhadap fenomena Dipole Mode (DM) yang berpengaruh terhadap kondisi hujan di wilayah barat Indonesia sampai akhir Mei 2011 berada pada kondisi netral. Hal ini mengindikasikan meski kemarau namun tidak terlalu berpengaruh secara signifikan terhadap curah hujan di Indonesia bagian barat.

Menghadapi musim kemarau kali ini, Kepala BMKG Sri Woro mengatakan agar masyarakat khususnya pengelola waduk tidak boros dalam menggunakan air. “Waduk di Jawa dan Sumatara, jangan boros-boros pakai airnya. Karena debit air akan berkurang ,” ujarnya.

Selain itu lanjut Sri Woro ada beberapa daerah yang harus waspada terhadap potensi kebakakaran akibat musim kemarau.Khususnya Sumatera dan Kalimantan yang memiliki potensi kebarakannya cukup banyak.

Prakiraan musim kemarau ini menurut Sri Woro bisa dijadikan acuan pihak yang bekepentingan seperti pertanian dan perikanan. ***

 

Umum

article thumbnail DRN Sampaikan Naskah Akademik untuk Undang-Undang Inovasi
Kamis, 23 November 2017 | Setiyo Bardono

Ketua Dewan Riset Nasional (DRN), Bambang Setiadi dalam Seminar Nasional bertema “Inovasi, Invensi, dan Komersialisasi Teknologi untuk Meningkatkan Daya Saing Nasional” di Hotel...

Review

article thumbnail Memperbesar Peluang Energi Baru Terbarukan
Jumat, 19 Maret 2010

  “Sudah ditargetkan melalui Perpres No 5/2006 untuk mengurangi penggunaan minyak bumi. Namun,  hingga saat ini, belum ada action plan pemerintah kendati secara kebijakan atau regulasi...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailBanjir Jakarta, Banjir Pesanan?
21/08/2015 | Atang Trisnanto

Bumi pertiwi seakan tak bosan menerima bencana dari satu wilayah ke wilayah lain. Tanah longsor, banjir bandang, gempa bumi, kebakaran lahan, dan berbagai bencana alam lain sering menyapa tanah zamrud [ ... ]


Artikel Lainnya
Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek