Homepage
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Informasi Geospasial Harus Jadi Rujukan Tunggal

Penilaian Pengguna: / 2
JelekBagus 

Peta_Indonesia
Selain Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional, pihak lain dilarang buat peta. Sebab hanya lembaga inilah yang punya otoritas membuat peta dasar.

Ketentuan itu tertuang dalam Undang Undang RI No.4 Tahun 2011 yang menyebutkan Bakosurtanal sebagai lembaga resmi negara yang menangani kegiatan survei dan pemetaan.

“Informasi geospasial khususnya geospasial dasar ini harus dijadikan rujukan satu-satunya yang bisa dimanfaatkan oleh semua instansi dan masyarakat,” kata Asep Karsidi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (16/9).

Informasi tunggal mengenai geospasial tersebut bertujuan untuk menghindarkan tumpang tindih ruang kebumian serta ketidakpastian hukum dan kerusakan lingkungan.

“Penggunaan satu acuan ini juga untuk memudakan pertukaran informasi geospasial antar instansi dan integrasi dalam perencanaan pembangunan dari tingkat pusat hingga daerah,” kata Asep Karsidi.

Informasi geospasial dasar tersebut terdiri atas jaring kontrol geodesi dan peta dasar. Jaring kontrol geodesi yang digunakan Indonesia sudah dilakukan internasional.

“Di Bakosurtanal punya satu stasiun yang merupakan anggota stasiun dunia. Jadi data yang kami keluarkan sudah akurat dan bisa menjadi acuan termasuk garis batas dengan negara lain,” ungkap Asep Karsidi.

Selain itu lanjut Asep, Indonesia sudah memiliki 200 titik jaring kontrol geodesi yang dilakukan secara digital.

Sementara peta dasar terdiri dari Peta Rupa Bumi Indonesia atau RBI, Peta Lingkungan Pantai Indonesia dan Peta Lingkungan Laut Nasional.

Hingga saat sudah ada peta rupa bumi Indonesia dalam format digital dengan skala 1:500.000, 1:250.000 untuk seluruh wilayah NKRI.

Dalam waktu dekat Bakosurtanal akan mencangkan program Geospasial untuk Negeri yang ditandai dengan peluncuran Geoportal Nasional, Peta Ekoregion, Peta Tactile lembar peta untuk tuna netra dan atlas nasional Indonesia volume 3 pada 17 Oktober 2011.

 

Umum

article thumbnail Politeknik Industri Logam Morowali Jadi Pusat Inovasi Berbasis Nikel
Selasa, 19 September 2017 | Setiyo Bardono

Technology-Indonesia.com -  Politeknik Industri Logam Morowali digadang menjadi pusat inovasi teknologi dan pengembangan produk berbasis nikel. Sekolah tinggi vokasi yang...

Review

article thumbnail Dibalik Musibah Uji Coba Roket Kendali Lumajang
Rabu, 03 Februari 2010

  Minggu lalu, terbetik berita salah satu roket uji coba milik konsorsium dibawah Kementerian Riset dan Teknologi di wilayah Lumajang, Jawa Timur melenceng dari sasaran. Para wakil konsorsium yang...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailMenristek Dikti: Penelitian Harus Dirasakan Masyarakat
20/08/2015 | Dedi Junaedi

Dalam kunjungan kerja ke Jember,  Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek-Dikti) Prof Muhammad Nasir mengharapkan agar hasil-hasil penelitian di Indonesia  bisa berdampak baik dan m [ ... ]


Artikel Lainnya
Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek