Homepage
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Pemetaan Desa Masih Terkendala

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
    Cakupan ketersediaan CSRT di Indonesia
     
    Cibinong, technology-indonesia.com - Badan Informasi Geospasial (BIG) masih menghadapi beberapa kendala dalam penyelesaian pemetaan desa. Dari 74.954 desa di Indonesia, baru 4.150 desa yang selesai pemetaannya pada 2016 atau sekitar 6%. Pada 2017, BIG mentargetkan 7.900 desa sudah selesai dipetakan.
     
    Kepala BIG, Hasanuddin Z. Abidin mengatakan kendala penyelesaian pemetaan desa antara lain karena ketersediaan anggaran, kurangnya sumber daya manusia (SDM), dan masalah standardisasi.
     
    Selain itu, pemetaan desa juga memerlukan peta rupa bumi skala 1:5.000 yang ketersediaannya belum mencakup seluruh wilayah Indonesia. Akhirnya BIG menggunakan citra satelit resolusi tinggi (CSRT). "Tapi itu perlu ditegakkan atau orthorektifikasi dan pengukuran GCP (Ground Control Point)," kata Kepala BIG di Cibinong, pada Selasa (23/5/2017).
     
    Menurut Kepala BIG, selain untuk pemetaan desa, peta rupa bumi skala 1:5.000 akan digunakan untuk rencana detail tata ruang dan reforma agraria. "Jadi jangan hanya mengunakan sesuatu untuk satu purpose namun multi purpose," terangnya.
     
    Masalah lainnya, tahun ini tidak ada pembelian CSRT karena adanya pemotongan anggaran di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) sebagai lembaga yang melaksanakan penyediaan citra satelit penginderaan jauh resolusi tinggi untuk kebutuhan semua sektor. Menurut Kepala BIG idealnya Indonesia segera memiliki satelit remote sensing yang bisa melakukan pemetaan dengan citra resolusi sangat tinggi.
     
    Untuk mengatasi masalah pendanaan, BIG berusaha menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah antara lain untuk pemetaan skala skala 1: 1.000. “Misalnya dengan Pemkot Bandung. Dana dari Pemkot Bandung, yang melaksanakan pihak ketiga. BIG hanya menyiapkan standar, mengevaluasi, memverifikasi dan lain-lain. Kalau sudah selesai datanya diharapkan dipakai oleh Pemkot dan untuk memperkaya informasi geospasial kita,” terangnya.
     
    BIG juga akan bekerjasama dengan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengenai penggunaan dana desa. Kerjasama dengan pihak swasta yang belum dicoba oleh BIG misalnya melalui CSR (Corporate Social Responsibility). “Kadang perusahaan swasta memetakan sendiri. Tapi kadang data mereka tidak terstandar dan tidak disetor ke BIG,” kata Hasanuddin. 
     
    Kepala BIG berharap agar ada regulasi bagi siapa saja yang memetakan di Indonesia untuk berkoordinasi dengan BIG mengenai masalah standar dan sebagainya. “Bila sudah selesai datanya bisa untuk memperkaya informasi geospasial yang ada di kita,” pungkasnya. 
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Info Produk
    WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

    WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

    ...
    Senin, 03 Juni 2013 14:45

    Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

    P...
    Minggu, 05 April 2015 14:09

    Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

     ...
    Sabtu, 12 September 2015 23:41
    Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

    Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

    ...
    Jumat, 04 Desember 2015 16:29
    Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

    Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

    ...
    Kamis, 10 Desember 2015 12:12
    Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

    Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

    ...
    Senin, 25 Januari 2016 23:07
    BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

    BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

    ...
    Senin, 01 Februari 2016 11:21
    Angket
    Artikel Apa Yang Anda Sukai?
     
    iklanmapiptek