Homepage > Bencana > Sistem Peringatan Dini > MAPIN Menggelar Pertemuan Ilmiah Penginderaan Jauh
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 2231
    Guest : 2231
    Members : 0

    MAPIN Menggelar Pertemuan Ilmiah Penginderaan Jauh

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    Masyarakat Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN) menggelar Konggres Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Perkembangan Penginderaan Jauh di Indonesia. Pertemuan ini membahas pentingnya penginderaan jauh bagi kebutuhan NKRI, khususnya bidang perencanaan wilayah, pengelolaan daerah aliran sungai, dan mitigasi bencana. Pertemuan berlangsung pada 5-6 Februari 2015 di Gedung Thoyib Hadiwijaya, Kampus IPB Darmaga, Bogor

    Penginderaan jauh saat ini berperan penting di berbagai bidang, terutama dalam memberikan informasi yang memerlukan mekanisme pemantauan teratur dan berkesinambungan. Pemanfaatannya diaplikasikan untuk pemantauan sumber daya alam, lingkungan, pertahanan, dan pertanian.

    Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin kebutuhan tersebut terus diupayakan oleh Lapan dengan menyediakan citra satelit bagi semua instansi pemerintah. Dengan demikian, pengadaan data penginderaan jauh memiliki satu pintu di Lapan.

    Dalam penyediaan data satelit, Lapan didukung dua stasiun bumi di Parepare, Sulawesi Selatan, dan Rumpin, Jawa Barat. Kedua stasiun bumi ini mampu memberikan data untuk seluruh wilayah di Indonesia dengan beragam resolusi. Saat ini, data beresolusi 1,5 meter dari satelit SPOT-6 sudah dapat memenuhi penyediaan peta 1:5000. Namun, datanya masih perlu dilengkapi dengan citra beresolusi lebih tinggi.

    Kebutuhan data penginderaan jauh nantinya akan ditujukan untuk menyusun peta seluruh Indonesia. Lapan bekerjasama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) juga mengembangkan pola peta digital populer seperti Google Earth, namun dengan data yang lebih akurat. Dengan demikian, peta tersebut dapat dijadikan acuan dan masyarakat dapat dengan mudah mengaksesnya.

    Pemanfaatan penginderaan jauh sangat erat kaitannya dengan penanganan bencana alam. Melalui Sistem Informasi Mitigasi Bencana Alam (SIMBA) yang dikembangkan Lapan, potensi bencana di Indonesia dapat diketahui. SIMBA menggunakan data penginderaan jauh untuk memberikan informasi mengenai kemungkinan bencana alam.

    Pergerakan awan setiap jamnya dapat dipantau melalui data satelit MTSAT yang dikombinasikan dengan model atmosfer seperti yang terdapat pada Satellite Disaster Early Warning System (SADEWA). Dengan demikian, dapat diketahui prakiraan hujan di suatu wilayah.

    Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Dr. Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan bahwa kemampuan satelit memberikan data secara cepat dan akurat sangat sesuai dengan prinsip penanganan bencana yang harus cepat dan tepat. Data penginderaan jauh dapat menghasilkan peta yang menyeluruh sehingga membantu untuk menganalisis bencana yang terjadi.

    Namun kadang kala ada awan yang dapat menghambat dalam penyediaan citra yang bersih. Akibatnya, suatu wilayah tidak dapat terpotret dengan baik karena tertutup awan. Untuk itu, Lapan mengembangkan pesawat tanpa awak atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV) untuk melengkapi data penginderaan jauh tersebut.

    UAV Lapan mampu memotret dengan baik, bahkan dapat menghasilkan gambar beresolusi 30 centimeter. Penggunaan UAV cukup praktis karena tidak memerlukan lahan luas untuk landasan. Beberapa jenis pesawat ini bahkan hanya perlu dilemparkan ataupun menggunakan ketapel untuk lepas landas. Sumber www.lapan.go.id

     

     

     

     

    Umum

    Cegah Korupsi Sistemik, Tiga Lembaga Matangkan Penerapan SNI ISO 37001
    Jumat, 23 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (tengah) bersama Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi dan Kepala BSN Bambang Prasetya dalam pertemuan di Gedung Bina Graha, Jakarta, pada Jumat (23/2/2018)....

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek