Homepage > Bencana > Sistem Peringatan Dini > LIPI-UNESCO Optimalkan Hasil Riset Pengurangan Resiko Bencana
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Data Pengunjung
Registered users : 5
Online : 209
Guest : 209
Members : 0

LIPI-UNESCO Optimalkan Hasil Riset Pengurangan Resiko Bencana

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
alt
 
Jakarta, technology-indonesia.com - Kondisi Indonesia secara geologi dan geografi rentan terhadap bencana alam dan manmade. Jumlah penduduk yang terekspose (terpapar) dan beresiko menghadapi bencana sangat besar, termasuk penduduk yang tinggal di wilayah pesisir.
 
Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2014 menyebutkan, berbagai jenis bencana sering terjadi dan frekuensinya semakin meningkat di hampir seluruh wilayah negeri ini, rata-rata 10 persen dalam 10 tahun terakhir. Bencana ini mengakibatkan banyak sekali korban jiwa, terutama kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, penyandang disabilitas dan perempuan.
 
Hal ini menjadi perhatian Komite Nasional MOST Indonesia di Kedeputian Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui penyelenggaraan Workshop “Applying Analytical Framework for Inclusive Policy Design” di Jakarta, Senin (28/8/2017). Bekerja sama dengan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), workshop membahas pengurangan resiko bencana dan perlindungan sosial  secara terpadu.
 
Deputi Bidang IPSK LIPI, Tri Nuke Pudjiastuti mengatakan Indonesia baik secara geologis, hidrologis, klimatologis, maupun ekologis sangat rentan terhadap bencana, sehingga sebagian besar penduduknya terpapar resiko terkena bencana. “Bencana terjadi karena akumulasi faktor yang didominasi oleh faktor antropogenik dan dipicu oleh faktor alam, seperti cuaca ekstrim perubahan lingkungan dan perubahan iklim,” ujar Tri Nuke.
 
Sejalan dengan Agenda 2030 – Sustainable Development Goals/SDGs 2030, yang diadopsi oleh UN General Assembly pada September 2015, MOST (Management of Social Transformation) Indonesia mendukung pentingnya mengelola transformasi sosial melalui strategi dan komunikasi yang jelas dan efektif dalam bentuk koordinasi dan kerjasama berbagai stakeholders.
 
"Pencapaian target tersebut dilakukan melalui kegiatan strategis, yaitu Enchancing Social Inclusion through Public Policy on Disaster Risk Reduction and Social Protection within DRR In The Context of Social Inclusion In Coastal Community," ungkapnya.
 
Sri Sunarti Purwaningsih, Kepala Pusat Penelitian Kependudukan LIPI mengatakan workshop bertujuan mengoptimalkan hasil-hasil riset terkait pengurangan resiko bencana dan perlindungan sosial agar dapat digunakan sebagai landasan penyusunan kebijakan publik secara inklusif, termasuk kelompok rentan, penyandang disabilitas dan masyarakat miskin. 
 
”Selama ini ada kebijakan yang belum memperhatikan mereka yang marjinal, kurang beruntung atau rentan. Ke depan kami akan membuat semacam proposal kegiatan pengurangan resiko bencana yang dipadukan dengan perangkat untuk meng-assess kebijakan yang dikembangkan oleh UNESCO,” ungkapnya.
 
Sri Sunarti berharap kegiatan-kegiatan yang ada bisa diintegrasikan dan memperhitungkan mereka yang kurang beruntung. “Bagaimana perlindungan sosial dan pengurangan resiko bencana terintegrasi baik di tingkat lokal maupun nasional,” lanjutnya.
 
Workshop ini membahas beberapa hal diantaranya integrasi antara perlindungan sosial dan pengurangan risiko bencana di wilayah pesisir Indonesia. Serta pembahasan framework untuk menganalisis kebijakan publik secara inklusif menggunakan Analytical Framework for Policy Design yang dikembangkan UNESCO Office
 
Framework ini digunakan untuk pengembangan kebijakan inklusif pengurangan resiko bencana dan perlindungan sosial di Indonesia. Tool tersebut diharapkan dapat menjawab permasalahan bencana yang kompleks, seperti dampak perubahan iklim dan upaya mengurangi resiko fenomena alam dengan mengintegrasikan faktor alam dan sosial ekonomi dengan pendekatan sustainability science.
 
Workshop juga membahas Disaster Risk Reduction (DRR), sebuah konsep dan praktek pengurangan resiko bencana melalui upaya-upaya sistematik untuk mengurangi faktor-faktor penyebab terjadinya bencana yang kompleks, melibatkan faktor alam dan manusia. DRR merupakan upaya persiapan/kesiapsiagaan yang  dilakukan oleh masyarakat, pemerintah dan stakeholders sebelum terjadi bencana. 
 
Pengurangan resiko bencana juga dilakukan melalui perlindungan sosial oleh pemerintah dengan berbagai kebijakan dan program yang telah dikeluarkan untuk kelompok rentan dan miskin yang mempunyai kapasitas adaptasi yang rendah.
 
Tampil sebagai narasumber pada workshop tersebut adalah Arief Rachman (Ketua Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO/KNIU), Shahbaz Khan (Direktur dan Representative UNESCO Office Jakarta), Irakli Khodeli (UNESCO Office Jakarta), Alexander Hauschild, serta Deny Hidayati (Pusat Penelitian Kependudukan LIPI). 
 
 

Artikel Terkait

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Sebagai upaya mensinergikan antara sisi penyedia dan sisi pengguna Iptek, Kementerian Riset dan... READ_MORE
Kamis, 01 Juli 2010 11:02
 Liliana Yetta Pandi, Dra

Liliana Yetta Pandi, Dra

  ... READ_MORE
Selasa, 16 Maret 2010 21:50
Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Jakarta : Treadmill test hingga kini kerap diabaikan dalam proses medical check up penyakit jantung ... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 14:07
Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Menristek Suharna Surapranata hari ini melantik Dr. Asep Karsidi sebagai Kepala Badan Koordinasi... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 16:12
Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Jakarta : Pusat  Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menjadi bagian program acara ”Ayo Ke Museum Bersama Ibu... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 16:07
Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang... READ_MORE
Senin, 06 Juni 2011 10:24
Biogas dari Limbah Tahu

Biogas dari Limbah Tahu

Kementerian Riset dan Teknologi melalui Program Pengendalian Dampak Perubahan Iklim membuat proyek... READ_MORE
Jumat, 14 May 2010 12:01

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ketahanan pangan selalu dikaitkan dengan masalah kekurangan gizi. Masalah kurang gizi ini bukan... READ_MORE
Selasa, 09 April 2013 10:39
BPPT Mengganti Empat Deputi

BPPT Mengganti Empat Deputi

Jakarta : Empat pejabat Kedeputian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi  (BPPT) diganti. Pelantikan... READ_MORE
Rabu, 16 Juni 2010 19:19

Ini Dia, Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Plus

Ternyata bukan isapan jempol air bisa menjadi bahan bakar. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU... READ_MORE
Rabu, 06 Juni 2012 15:15

2oo Pelajar Dikenalkan Budaya Iptek

Kementerian Riset dan Teknologi merangkul generasi muda untuk terwujudnya pengembangan  budaya iptek... READ_MORE
Senin, 29 Oktober 2012 11:50
Batan melantik Deputi PTDBR Baru

Batan melantik Deputi PTDBR Baru

                        Jakarta : Dr Djarot Sulistio Wisnusubroto dilantik sebagai Dep... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 15:03

BIG Dukung Kebutuhan Informasi Geospasial Tematik Kemenkokesra

Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo mengatakan Kementerian... READ_MORE
Selasa, 27 November 2012 16:52

Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal

Minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan Riset dan Teknologi (Ristek), menjadi salah satu... READ_MORE
Kamis, 21 Juni 2012 11:39
KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

Dunia kedokteran sudah lama mengenal  anastesi lokal atau bius lokal. Namun penerapan bius... READ_MORE
Selasa, 05 April 2011 15:37
Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Jakarta : Indonesia menempati peringkat ketiga dunia setelah China dan India untuk jumlah penderita... READ_MORE
Rabu, 28 Juli 2010 16:09
Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Setelah lima tahun mencari, peneliti NASA akhirnya menemuka dua planet yang paling mirip Bumi.... READ_MORE
Rabu, 07 Januari 2015 18:03

Teknologi Aquaponik di Lahan Sempit

Upaya menambah luasan lahan pertanian sebagai solusi peningkatan ketahanan pangan masih menemui... READ_MORE
Selasa, 11 Februari 2014 13:01
Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Dari 92 daerah terluar di Indonesia, 64 diantaranya merupakan daerah sulit air bersih. Selain it... READ_MORE
Kamis, 15 Maret 2012 16:16
Buah Lokal Vs Buah Impor

Buah Lokal Vs Buah Impor

... READ_MORE
Senin, 11 Juli 2011 15:04

Umum

article thumbnail Politeknik Industri Logam Morowali Jadi Pusat Inovasi Berbasis Nikel
Selasa, 19 September 2017 | Setiyo Bardono

Technology-Indonesia.com -  Politeknik Industri Logam Morowali digadang menjadi pusat inovasi teknologi dan pengembangan produk berbasis nikel. Sekolah tinggi vokasi yang...

Review

article thumbnail Dibalik Musibah Uji Coba Roket Kendali Lumajang
Rabu, 03 Februari 2010

  Minggu lalu, terbetik berita salah satu roket uji coba milik konsorsium dibawah Kementerian Riset dan Teknologi di wilayah Lumajang, Jawa Timur melenceng dari sasaran. Para wakil konsorsium yang...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailPemanasan Global Meningkatkan Zona Mati Lautan
21/08/2015 | Dedi Junaedi

Bukti-bukti di Zaman Es menunjukkan peningkatan suhu bisa meningkatkan luas area air laut dengan sedikit oksigen. Rendahnya kadar oksigen membuat daya dukung terhadap kehidupan di laut menurun drastic [ ... ]


Artikel Lainnya
Profil Peneliti
article thumbnailEniya Listiani Dewi Raih Gelar Profesor Riset
09/06/2016

  Deputi Kepala BPPT bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB), Dr. Eniya Listiani Dewi, B. Eng meraih gelar Profesor Riset bidang teknologi Proses Elektrokimia. Dalam prosesi pengukuhan  [ ... ]


Profil Peneliti Lainnya
LOMBA UNTUK JURNALIS

Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek