Homepage > Bencana > Bencana Kebumian > Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Data Pengunjung
Registered users : 5
Online : 865
Guest : 865
Members : 0

Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

Penilaian Pengguna: / 13
JelekBagus 
Gempa_Kota

DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang saja. Para ahli pun melontarkan berbagai bantahan, menyanggah berita tak berdasar itu.

Institusi yang  menjadi sasaran bertanya warga adalah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lembaga yang memang berwenang mengeluarkan  peringatan dini tsunami ini. Agar informasi gempa tidak simpang siur itulah, Rabu (1/6) lalu BMKG mengeluarkan penjelasan resmi kepada wartawan di Jakarta.

Pada kesempatan itu BMKG menghadirkan pakar geodinamika Cecep Subarya dan pakar geoteknik dari ITB Masyhur Irsyam.

Menurut Cecep, DKI Jakarta termasuk daerah yang mempunyai tingkat ancaman gempa bumi menengah dengan maksimum percepatan goncangan 0,2 g (kategori 5)dari 10 kategori SNI 2010.

Sumber gempa bumi yang goncangannya sampai ke Jakarta berasal dari patahan semangko dan patahan kemuring (Sumatera), patahan Cimandiri dan patahan Lembang (Jawa), megatrust di sebelah barat dan selatan selat sunda, serta sumber gempa bumi dari gempa laut Jawa.

Singkatnya jika di sumber-sumber gempa itu terjadi gempa dengan kekuatan 7-8 skala richter misalnya, maka DKI Jakarta hanya akan terkena getarannya saja.

“Dari data GPS milik Bakosurtanal, diketahui  gempa yang terjadi di Pangandaran tahun 2006 hanya berpengaruh kecil bagi DKI. Demikian juga dengan gempa-gempa lain yang pernah terjadi di Jawa Barat, DKI hanya merasakan getarannya saja. Jadi DKI sebenarnya tidak terlalu mengkhawatirkan,” kata Cecep.

Cecep melanjutkan yang perlu diperhatikan oleh warga DKI Jakarta adalah bagaimana mempersiapkan diri terhadap kemungkinan gempa mengingat DKI Jakarta merupakan daerah dengan kepadatan penduduk dan berbagai fasilitas struktur dan infrastruktur vital.

Sejalan dengan itu BMKG , Kementerian Pekerjaan Umum, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Pemerintah Daerah DKI Jakarta berencana melakukan kerjasama dalam kegiatan monitoring gempa-gempa mikro. Juga membuat mikrozinasi wilayah Jakarta untuk mitigasi dan rencana tindak agar risiko potensi bencana gempa bumi dapat diminimalkan.

Menurut Ketua Tim Revisi Peta Gempa dari ITB, Masyhur Irsyam yang menyebabkan jatuhnya korban saat gempa bumi terjadi karena robohnya bangunan.

“Ada dua alasan mengapa bangunan bisa roboh saat gempa, pertama karena kualitas bangunan yang tidak baik dan kedua goyangan di batuan dasar tanah pada kondisi tanah yang tidak baik,” ujar Masyhur.  

Goyangan di batuan dasar tanah saat gempa akan mengguncangkan bangunan di atasnya. Sehingga kondisi tanah menjadi penting diperhatikan oleh masyarakat.

“Kondisi tanah di bagian utara Jakarta lebih buruk dari kondisi tanah di selatan Jakarta. Jadi masyarakat Jakarta Utara harus mengetahui dan bersiap jika terjadi gempa di sekitar Jakarta maka goyangan di Jakarta Utara akan lebih terasa dibandingkan wilayah lainnya,” jelas Masyhur.

Untuk mengetahui kondisi tanah itu diperlukan alat ukur batuan dasar di kedalaman sekitar 300-500 meter di bawah tanah (mikrozonasi).

DKI Jakarta lanjut Masyhur sangat memerlukan mikrozonasi wilayahnya untuk mendeteksi goyangan akibat gempa di batuan dasar tanah apalagi di Jakarta  ada ribuan triliunan bangunan di atasnya.

“Karena itu pembuatan mikrozonasi kerjasama BMKG,PU, Pemda DKI dan ITB ini langkah positif yang perlu di contoh daerah lain. Walau agak terlambat tetapi mikrozonasi yang akan dibuat di lima titik di Jakarta bisa menjadi peta emerjensi saat terjadi gempa,” tutur Masyhur.

Saat ini Masyhur menyebut ia dan timnya sudah memeriksa bahwa bangunan lantai delapan ke atas yang ada di Jakarta sudah dibangun berdasarkan standar tahan gempa. Ke depan bangunan di DKI disarankan agar pembuatan bangunannya memenuhi standar tahan gempa hingga 0,20 g. ***   

 
Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Sebagai upaya mensinergikan antara sisi penyedia dan sisi pengguna Iptek, Kementerian Riset dan... READ_MORE
Kamis, 01 Juli 2010 11:02
 Liliana Yetta Pandi, Dra

Liliana Yetta Pandi, Dra

  ... READ_MORE
Selasa, 16 Maret 2010 21:50
Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Menristek Suharna Surapranata hari ini melantik Dr. Asep Karsidi sebagai Kepala Badan Koordinasi... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 16:12
Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Jakarta : Pusat  Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menjadi bagian program acara ”Ayo Ke Museum Bersama Ibu... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 16:07
Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Jakarta : Treadmill test hingga kini kerap diabaikan dalam proses medical check up penyakit jantung ... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 14:07
Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang... READ_MORE
Senin, 06 Juni 2011 10:24
Biogas dari Limbah Tahu

Biogas dari Limbah Tahu

Kementerian Riset dan Teknologi melalui Program Pengendalian Dampak Perubahan Iklim membuat proyek... READ_MORE
Jumat, 14 May 2010 12:01
BPPT Mengganti Empat Deputi

BPPT Mengganti Empat Deputi

Jakarta : Empat pejabat Kedeputian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi  (BPPT) diganti. Pelantikan... READ_MORE
Rabu, 16 Juni 2010 19:19

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ketahanan pangan selalu dikaitkan dengan masalah kekurangan gizi. Masalah kurang gizi ini bukan... READ_MORE
Selasa, 09 April 2013 10:39

2oo Pelajar Dikenalkan Budaya Iptek

Kementerian Riset dan Teknologi merangkul generasi muda untuk terwujudnya pengembangan  budaya iptek... READ_MORE
Senin, 29 Oktober 2012 11:50
Batan melantik Deputi PTDBR Baru

Batan melantik Deputi PTDBR Baru

                        Jakarta : Dr Djarot Sulistio Wisnusubroto dilantik sebagai Dep... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 15:03

Ini Dia, Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Plus

Ternyata bukan isapan jempol air bisa menjadi bahan bakar. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU... READ_MORE
Rabu, 06 Juni 2012 15:15

BIG Dukung Kebutuhan Informasi Geospasial Tematik Kemenkokesra

Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo mengatakan Kementerian... READ_MORE
Selasa, 27 November 2012 16:52

Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal

Minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan Riset dan Teknologi (Ristek), menjadi salah satu... READ_MORE
Kamis, 21 Juni 2012 11:39
KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

Dunia kedokteran sudah lama mengenal  anastesi lokal atau bius lokal. Namun penerapan bius... READ_MORE
Selasa, 05 April 2011 15:37
Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Setelah lima tahun mencari, peneliti NASA akhirnya menemuka dua planet yang paling mirip Bumi.... READ_MORE
Rabu, 07 Januari 2015 18:03
Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Jakarta : Indonesia menempati peringkat ketiga dunia setelah China dan India untuk jumlah penderita... READ_MORE
Rabu, 28 Juli 2010 16:09

Teknologi Aquaponik di Lahan Sempit

Upaya menambah luasan lahan pertanian sebagai solusi peningkatan ketahanan pangan masih menemui... READ_MORE
Selasa, 11 Februari 2014 13:01
BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

Jakarta- Kurangnya fasilitas pemerintah dalam mendorong iklim usaha, regulasi yang menunjang dan... READ_MORE
Senin, 18 April 2011 10:19
Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Dari 92 daerah terluar di Indonesia, 64 diantaranya merupakan daerah sulit air bersih. Selain it... READ_MORE
Kamis, 15 Maret 2012 16:16

Umum

article thumbnail Ecodome, Wahana Baru di Kebun Raya Bogor
Rabu, 15 November 2017 | Setiyo Bardono

Ecodome, wahana baru di Kebun Raya Bogor (Foto Humas LIPI)   Technology-Indonesia.com - Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PKT...

Review

article thumbnail Memperbesar Peluang Energi Baru Terbarukan
Jumat, 19 Maret 2010

  “Sudah ditargetkan melalui Perpres No 5/2006 untuk mengurangi penggunaan minyak bumi. Namun,  hingga saat ini, belum ada action plan pemerintah kendati secara kebijakan atau regulasi...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailPemanasan Global Meningkatkan Zona Mati Lautan
21/08/2015 | Dedi Junaedi

Bukti-bukti di Zaman Es menunjukkan peningkatan suhu bisa meningkatkan luas area air laut dengan sedikit oksigen. Rendahnya kadar oksigen membuat daya dukung terhadap kehidupan di laut menurun drastic [ ... ]


Artikel Lainnya
Profil Peneliti
article thumbnailBasuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
05/08/2017

  Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


Profil Peneliti Lainnya
LOMBA UNTUK JURNALIS

Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek