Homepage > Bencana > Bencana Kebumian > Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1222
    Guest : 1222
    Members : 0

    Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

    Penilaian Pengguna: / 13
    JelekBagus 
    Gempa_Kota

    DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang saja. Para ahli pun melontarkan berbagai bantahan, menyanggah berita tak berdasar itu.

    Institusi yang  menjadi sasaran bertanya warga adalah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lembaga yang memang berwenang mengeluarkan  peringatan dini tsunami ini. Agar informasi gempa tidak simpang siur itulah, Rabu (1/6) lalu BMKG mengeluarkan penjelasan resmi kepada wartawan di Jakarta.

    Pada kesempatan itu BMKG menghadirkan pakar geodinamika Cecep Subarya dan pakar geoteknik dari ITB Masyhur Irsyam.

    Menurut Cecep, DKI Jakarta termasuk daerah yang mempunyai tingkat ancaman gempa bumi menengah dengan maksimum percepatan goncangan 0,2 g (kategori 5)dari 10 kategori SNI 2010.

    Sumber gempa bumi yang goncangannya sampai ke Jakarta berasal dari patahan semangko dan patahan kemuring (Sumatera), patahan Cimandiri dan patahan Lembang (Jawa), megatrust di sebelah barat dan selatan selat sunda, serta sumber gempa bumi dari gempa laut Jawa.

    Singkatnya jika di sumber-sumber gempa itu terjadi gempa dengan kekuatan 7-8 skala richter misalnya, maka DKI Jakarta hanya akan terkena getarannya saja.

    “Dari data GPS milik Bakosurtanal, diketahui  gempa yang terjadi di Pangandaran tahun 2006 hanya berpengaruh kecil bagi DKI. Demikian juga dengan gempa-gempa lain yang pernah terjadi di Jawa Barat, DKI hanya merasakan getarannya saja. Jadi DKI sebenarnya tidak terlalu mengkhawatirkan,” kata Cecep.

    Cecep melanjutkan yang perlu diperhatikan oleh warga DKI Jakarta adalah bagaimana mempersiapkan diri terhadap kemungkinan gempa mengingat DKI Jakarta merupakan daerah dengan kepadatan penduduk dan berbagai fasilitas struktur dan infrastruktur vital.

    Sejalan dengan itu BMKG , Kementerian Pekerjaan Umum, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Pemerintah Daerah DKI Jakarta berencana melakukan kerjasama dalam kegiatan monitoring gempa-gempa mikro. Juga membuat mikrozinasi wilayah Jakarta untuk mitigasi dan rencana tindak agar risiko potensi bencana gempa bumi dapat diminimalkan.

    Menurut Ketua Tim Revisi Peta Gempa dari ITB, Masyhur Irsyam yang menyebabkan jatuhnya korban saat gempa bumi terjadi karena robohnya bangunan.

    “Ada dua alasan mengapa bangunan bisa roboh saat gempa, pertama karena kualitas bangunan yang tidak baik dan kedua goyangan di batuan dasar tanah pada kondisi tanah yang tidak baik,” ujar Masyhur.  

    Goyangan di batuan dasar tanah saat gempa akan mengguncangkan bangunan di atasnya. Sehingga kondisi tanah menjadi penting diperhatikan oleh masyarakat.

    “Kondisi tanah di bagian utara Jakarta lebih buruk dari kondisi tanah di selatan Jakarta. Jadi masyarakat Jakarta Utara harus mengetahui dan bersiap jika terjadi gempa di sekitar Jakarta maka goyangan di Jakarta Utara akan lebih terasa dibandingkan wilayah lainnya,” jelas Masyhur.

    Untuk mengetahui kondisi tanah itu diperlukan alat ukur batuan dasar di kedalaman sekitar 300-500 meter di bawah tanah (mikrozonasi).

    DKI Jakarta lanjut Masyhur sangat memerlukan mikrozonasi wilayahnya untuk mendeteksi goyangan akibat gempa di batuan dasar tanah apalagi di Jakarta  ada ribuan triliunan bangunan di atasnya.

    “Karena itu pembuatan mikrozonasi kerjasama BMKG,PU, Pemda DKI dan ITB ini langkah positif yang perlu di contoh daerah lain. Walau agak terlambat tetapi mikrozonasi yang akan dibuat di lima titik di Jakarta bisa menjadi peta emerjensi saat terjadi gempa,” tutur Masyhur.

    Saat ini Masyhur menyebut ia dan timnya sudah memeriksa bahwa bangunan lantai delapan ke atas yang ada di Jakarta sudah dibangun berdasarkan standar tahan gempa. Ke depan bangunan di DKI disarankan agar pembuatan bangunannya memenuhi standar tahan gempa hingga 0,20 g. ***   

     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek