Homepage > Bencana > Bencana Kebumian > Bakosurtanal Siapkan Tim Teknis Penyusunan Peta Bencana
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1815
    Guest : 1815
    Members : 0

    Bakosurtanal Siapkan Tim Teknis Penyusunan Peta Bencana

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    2010-12-27_Indonesia_kejadian_bencana_2010-575x406Jakarta, 5/4 - Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) sedang menyiapkan tim teknis yang akan mensupervisi penyusunan peta nasional resiko bencana untuk 33 provinsi.

    Deputi Survei Dasar dan Sumber Daya Alam Bakosurtanal Dr Priyadi Kardono di Cibinong, Selasa, mengatakan, tim tersebut dibentuk atas permintaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

    Ia mengakui selama ini masing-masing instansi pemerintah misalnya Kementerian Kehutanan, Pertanian, ESDM, hingga PU  memiliki peta sendiri-sendiri, yang sistem penggambarannya tak menggunakan kaidah-kaidah topografi sehingga sulit dijadikan peta dasar risiko bencana.

    "Suatu informasi geospasial tematik bencana harus menggunakan informasi geospasial dasar yang pembuatannya menggunakan jaring kontrol vertikal, horisontal dan gaya berat," katanya di sela Seminar Nasional Geomatika 2011.

    Sebelumnya BNPB meminta bantuan Bakosurtanal untuk menyusun peta nasional resiko bencana di 33 provinsi.

    "Pada November 2011 seluruh provinsi diharapkan sudah memiliki peta indeks risiko bencana," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Dr Sutopo Purwo.

    Saat ini baru delapan provinsi yang sudah memiliki peta tersebut yang disusun UNDP antara lain Aceh, Bengkulu, Sumbar, Jateng, Bali,  Maluku dan NTT.

    Pihaknya ingin melengkapi peta tersebut untuk 33 provinsi namun masih memerlukan pedoman dari Bakosurtanal sebagai badan yang berwenang di bidang informasi geospasial nasional berhubung peta-peta yang ada memiliki standar yang berbeda-beda.

    "Pemda-pemda menanyakan menggunakan  peta yang mana, karena masing-masing Kementerian dan instansi mempunyai peta sendiri. Jadi kami menginginkan peta dasar, untuk Jawa dan Nusa Tenggara menggunakan skala 1:25 ribu, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Maluku dengan skala 1:50 ribu dan Papua 1: 250 ribu," katanya.

    Peta tersebut, ujarnya, kemudian akan dibuatkan detil tematiknya yakni peta bahaya multi bencana dengan 13 jenis bencana seperti gempa, tsunami, gunung berapi, longsor, banjir, kekeringan, kebakaran hutan, erosi, kebakaran pemukiman, gelombang ekstrem, cuaca ekstrem, epidemi dan wabah penyakit dan konflik sosial.

    "Selain itu peta nasional resiko bencana ini akan mencakup peta kerentanan dan peta kapasitas yang akan menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di dunia yang memiliki peta risiko bencana di tingkat provinsi," kata Sutopo. (Dew)
     

    Umum

    Menristekdikti: Perguruan Tinggi Harus Siapkan Lulusan untuk 65% Profesi Baru
    Sabtu, 24 Februari 2018 | Setiyo Bardono

      Teknology-Indonesia.com – Tantangan ekonomi digital sudah di depan mata. Berdasarkan kajian World Bank tahun 2017, diperkirakan 75-375 juta tenaga kerja global...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek