Homepage > Bencana > Bencana Kebumian > Kolam Tandu untuk Atasi Banjir di Jakarta
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 2018
    Guest : 2018
    Members : 0

    Kolam Tandu untuk Atasi Banjir di Jakarta

    Penilaian Pengguna: / 1
    JelekBagus 

    Membangun retarding basin atau kolam tandu di bagian tengah hingga hulu di ke-13 sungai yang mengaliri Jakarta merupakan solusi yang harus dilakukan untuk mengatasi banjir Jakarta.

    Menurut ahli ekohidroulik sungai Universitas Gadjahmada Dipl. Ing Agus Maryono, pembangunan kolam tandu tidak membutuhkan biaya yang besar karena biaya hanya dibutuhkan untuk pembebasan lahan dan pengerukan.


    Lahan untuk kolam tandu pun tidak terlalu sulit diperoleh mengingat daerah tengah dan hulu sungai relatif belum terlalu padat. Sementara konstruksi kolam tandu juga sangat sederhana, hanya perlu dikeruk tanpa pengerasan dengan semen agar air dapat mengalir ke dalam tanah.


    Agus yang juga fasilitator masyarakat persungaian Yogyakarta mengatakan, di sepanjang 13 sungai yang mengaliri Jakarta, mulai dari Depok hingga Bogor perlu dibangun kolam tandu sebanyak mungkin.

    “Jika dayatampung kolam-kolam tandu itu sebesar volume curah hujan maka Jakarta tak akan lagi banjir karena air ditahan di kolam tandu. Ini juga merupakan cara untuk memanen air agar digunakan saat kemarau,” jelas Agus.


    Menurut Direktur Magister Sistem Teknik Fakultas Teknik UGM ini, negara-negara di Eropa sudah banyak yang menerapkan sistem kolam tandu sebagai solusi untuk mengatasi banjir. “Ide mengatasi banjir yang kini berkembang adalah memaksimalkan air hujan masuk ke dalam tanah dan meminimalkan air hujan sebagai air permukaan,” tambahnya.


    Selain membangun kolam tandu, menurutnya, Pemda DKI Jakarta perlu membangun pulau di tengah laut untuk menampung tanah bekas kerukan sungai. “Sungai-sungai perlu senantiasa dikeruk untuk menjaga agar kemampuan mengalirkan air hujan tetap optimal,” katanya.


    Satu lagi cara menjaga kemampuan sungai mengalirkan air hujan tetap optimal adalah membangun jembatan dengan desain melengkung. Tujuannya agar sampah tidak tersangkut sehingga aliran air tetap lancar dan tidak meluap.

     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek