Homepage > Bencana > Bencana Cuaca > Tiga Instansi Arisan Data untuk Pembuatan Peta Rawan Banjir
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 979
    Guest : 980
    Members : 0

    Tiga Instansi Arisan Data untuk Pembuatan Peta Rawan Banjir

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    alt

    Suasana Konferensi Pers Rakortek IGT Tahap I di Jakarta, Kamis (23/2/2017)

     
    JAKARTA - Badan Informasi Geospasial (BIG) bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BKMG) dalam penyediaan informasi geospasial terkait pemetaan rawan banjir dan prakiraan potensi daerah banjir. Penandatangan kerjasama dilaksanakan dalam Rapat Koordinasi Teknis Informasi Geospasial Tematik (Rakortek IGT) Tahap I di Jakarta, Kamis (23/2/2017). 
     
    Deputi Informasi Geospasial Tematik BIG, Nurwadjedi, mengatakan kerjasama pembuatan peta banjir ini merupakan kelanjutan dari kerjasama yang telah dirintis sejak 2005 dan telah diperpanjang beberapa kali. Sampai saat ini kurang lebih hampir 200 kabupaten/kota yang telah dipetakan. Namun, masih banyak kabupaten/kota yang belum dipetakan. 
     
    “Terkait kerjasama yang baru saja diperbarui ini, kita akan melanjutkan untuk menambah lokasi-lokasi atau cakupan area yang belum kita petakan,” kata Nurwadjedi dalam konferensi pers Rakortek IGT Tahap I tahun 2017. Kerjasama tahun ini akan berlaku hingga 2021.
     
    Pembuatan peta daerah rawan banjir, lanjutnya, akan memanfaatkan adanya data-data terbaru yang resolusinya lebih tinggi. “Konsekuensinya, peta-peta banjir yang sudah ada akan kita update,” terang Nurwadjedi.
     
    Hakikat kerjasama ini menurut Nurwadjedi adalah arisan data. Sesuai tupoksinya, BIG berkontribusi di peta dasar dan peta dasar tematik yaitu peta sistem lahan dan peta penutup lahan. BMKG berkontribusi di peta curah hujan. 
     
    Sementara Kementerian PUPR berkontribusi di data histori banjir sekaligus sebagai pengguna. “Kementerian PUPR sangat berkepentingan terkait untuk updating atau memantau kondisi drainase infrastruktur yang ada,” katanya.
     
    Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Utama BMKG, Widada Sulistya mengatakan BMKG mendukung peta dasar yang dibuat oleh BIG. “BMKG selalu mengupdate karena tugasnya terus menerus mengamati hujan. Setiap bulan, BMKG selalu mengupdate peta yang baru dan didistribusikan terus-menerus ke publik termasuk prediksinya,” lanjutnya.
     
    Pemetaan wilayah rawan banjir yang dilakukan oleh BIG, Kementerian PUPR dan BMKG menggunakan pendekatan lansekap analisis yaitu pendekatan bentang alam atau bentuk permukaan bumi yang menggambarkan proses sejarah pembentukan sistem alaminya.
     
    Pendekatan lansekap analisis menggunakan Peta Sistem Lahan dan Digital Elevation Model (DEM) sebagai tapisan awal untuk membedakan wilayah banjir dan wilayah tidak rawan banjir. Peta ini kemudian diklasifikasikan menggunakan batasan deliniasi bentuk lahan sehingga dihasilkan tiga tipe yaitu banjir bandang, banjir sungai, dan banjir pesisir.
     
     
     
     

    Umum

    Tingkatkan Peran Guru Besar dalam Pengembangan Peradaban
    Jumat, 23 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti Mohamad Nasir dalam Forum Guru Besar Institut Teknologi Bandung (FGB-ITB), di Gedung Balai Pertemuan Ilmiah ITB, Kamis (22/2/2018).Ageng Prasetyo/BKKP...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek